Tiga Ganda Campuran Indonesia Berhasil Lolos Menuju Malaysia Open 2018

Tiga Ganda Campuran Indonesia Berhasil Lolos Menuju Malaysia Open 2018  – Di pertadingan Malaysia Open 2018, cabang olahraga Bulutangkis sebanyak tiga ganda campuran Indonesia berhasil lolos menuju babak kedua. Termasuk ganda campuran andalan Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, mereka berjuang dengan keras yang akhirnya berhasil lolos.

Baca juga:  Hadapi Korsel, Milla Akhirnya Panggil Stefano Lilipaly

Kedua pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir saat ini bukan lah atlet yang memiliki usia yang masih mudah. Di tahun ini Tontowi Ahmad memasuki usianya yang ke 31 tahun, sementara itu rekannya Liliyana Natsir di tahun ini memasuki usianya yang ke 33 tahun. Meskipun usia tak lagu mudah, mereka masih mampu untuk bersaing dengan pemain-pemain mudag lainnya.

Dalam laga pertama di turnamen Malaysia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 750, Tontowi/Liliyana menang dua gim angsung atas Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan (Taiwan), dengan skor 21-18, 21-11. Meskipun menang straight game, Tontowi/Liliyana menuturukan bahwa di awal game mereka masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan.

“Kami sudah lama tidak bertanding di stadion ini, jadi kami banyak menyesuaikan diri dengan kondisi arena pertandingan. Termasuk soal angin yang lumayan kencang, bagaimana cara mainnya, karena beda sekali mainnya kalau ada faktor kalah atau menang angin,” kata Liliyana.

Tiga Ganda Campuran Indonesia Berhasil Lolos

“Kalau dilihat hasil undian, memang dibandingkan yang lain, undian ini lebih baik. Tetapi kami tidak boleh menganggap enteng karena kami tidak muda lagi. Kami harus bermain seefisien mungkin, harus bisa menerapkan strategi yang benar. Jangan terlalu menggebu-gebu, malah nanti antiklimaks, jadi harus lebih cerdik,” tambah Liliyana.

Tontowi/Liliyana menjadi ganda campuran pertama dari Indonesia yang lolos menunuju ke babak kedua Malaysia Open. Mereka disusul Ronald Alexander/Annisa Saufika yang menaklukkan Ronan Labar/Audrey Fontaine (Perancis), 21-7, 18-21, 21-11. Wakil lainnya adalah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang menyingkirkan unggulan 6 asal Denmark, Mathias Christiansen/Christinna Pedersen 21-16 11-21 21-15.

Namun sayangnya ganda campuran dari Indonesia lainnya harus gugur menuju babak kedua, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil di tahlukan oleh pasangan asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock dengan skor 21-14, 17-21, 18-21.

Di babak kedua, Tontowi/Liliyana yang merupakan unggulan pertama, akan menghadapi ganda asal Irlandia, Sam Magee/Chloe Magee. Ronald/Annisa bertemu unggulan 8 asal China, He Jiting/Du Yue. Sementara Hafiz/Gloria akan menghadapi ganda Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Tontowi/Liliyana Absen Kejuaraan Dunia Demi Asian Games 2018

Tontowi/Liliyana Absen Kejuaraan Dunia Demi Asian Games 2018 – Pemain bulu tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi/Liliyana, akan di fokuskan dalam ajanh asian games 2018. Pemain bulutangkis urutan nomor satu dunia tersebut tidak akan turun untuk mengikuti laga pada kejuaraan dunia Bulutangkis 2018.

Baca juga: Cabor Seni Ditargetkan Kemenpora Untuk Raih Medali Asian Games 2018

Pasangan dalam bulutangkis yang sering di sebut dengan Owi/Butet berhak untuk tampil di kejuaraan dunia, karena saat ini menempati peringkat pertama di dunia.

“Kami sudah berunding dengan para pelatih. Kami punya target, memang Tontowi/Liliyana kami persiapkan untuk Asian Games,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, seperti dilansir di situs resmi PBSI, Selasa (15/5/2018).

“Jarak dari Kejuaraan Dunia ke Asian Games itu mepet. Kalau melihat usia, mereka kan tidak mungkin diforsir,” imbuh Susy.

Ganda campuran kedua untuk Asian Games masih jadi misteri. Susy belum bisa memastikan siapa yang akan turun mendampingi Tontowi Liliyana.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memang ditargetkan untuk meraih emas pada multievent yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 tersebut.

“Ganda campuran kedua untuk Asian Games 2018 belum ditentukan, kami masih mencari format terbaik. Ada beberapa pilihan, apakah Praveen Jordan/Debby Susanto, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto, atau Ronald Alexander/Debby Susanto. Kami akan memantau hasil di Malaysia Terbuka,” kata Susy.