Mitra Kukar Sukses Tumbangkan Persib

Mitra Kukar Sukses Tumbangkan Persib – Mitra Kukar berhasil kalahkan Persib Bandung 1-0 di laga lanjutan Liga 1 2018 yang digelar di Stadion Aji Imbut, hari Jumat (10/8). Imbang tanpa gol di babak pertama, Naga Mekes mampu mencetak satu-satunya gol lewat tendangan Bayu Pradana pada akhir-akhir babak kedua. Satu gol tim arahan Roberto Carlos Mario Gomez sempat dianulir wasit pada babak kedua.

Baca juga : Cabang Olahraga Bulutangkis Asian Gems Dituntut Untuk Tampil Maksimal

Mitra Kukar terus menekan Persib Bandung saat memasuki babak pertama. Maung Bandung lebih banyak mengandalkan serangan-serangan balik merespons permainan agresif Naga Mekes.

Mitra Kukar langsung memberikan ancaman besar ke pertahanan Persib pada menit kedua. Ardi Idrus melakukan kesalahan dalam mengantisipasi, bola mampu dikuasai Rernando Rodrigues yang tak lama kemudian segera melepaskan tembakan.

Maung Bandung bisa bernapas lega karena bola yang sulit dijangkau Deden itu membentur tiang gawang.

Hanya berselang tiga menit kemudian, giliran Persib yang mendapat peluang emas. Tendangan keras Patrich Wanggai masih bisa ditepis Yoo Jae-Hoon.

Memasuki tengah babak pertama, Mitra Kukar mendapat dua peluang emas yang diciptakan Rodrigues. Pada menit ke-25, tendangan kaki kirinya masih mampu digagalkan Deden.

Mitra Kukar

Berikutnya tiga menit kemudian, Rodrigues melakukan sundulan ke gawang Maung Bandung, lagi-lagi mampu diselamatkan Deden. Laga babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Mitra Kukar kembali tampil menekan, namun kali ini Persib mampu mengembangkan permainan.

Peluang emas diciptakan Mitra Kukar pada menit ke-57. Tendangan kaki kiri Andre Agustiar masih mampu digagalkan Deden.

Giliran Persib yang nyaris membobol gawang tuan rumah pada menit ke-74. Tendangan bola lob yang dilepaskan Jonathan Baumann masih membentur mistar gawang Yoo Jae Hoon.

Memasuki sisa 15 menit terakhir Persib memang mulai menekan pertahanan Mitra Kukar. Sejumlah manuver para penyerang Maung Bandung kerap membuat Naga Mekes kesulitan.

Oh Inkyun mampu membobol gawang Mitra Kukar pada menit ke-82, namun dianulir wasit. Sang pengadil lapangan menganggap pemain Persib lebih melakukan pelanggaran terhadap pemain Mitra Kukar.

Memasuki menit ke-87, gawang Persib kebobolan berkat gol Bayu Pradana memanfaatkan umpan tendangan bebas. Gol tersebut terjadi juga akibat kesalahan duo bek Victor Igbonefo dan Bojan Malisic yang salah mengantisipasi tendangan bebas Mitra Kukar ke dalam kotak penalti sehingga langsung disambar Bayu.

Laga berakhir setelah tambahan waktu tiga menit dan Mitra Kukar sukses menang atas Persib 1-0 di kandang mereka sendiri.

Susunan Pemain Mitra Kukar vs Persib

Mitra Kukar 4-2-3-1: Yoo Jaehoon; Wiganda, Mauricio Leal, Dedy Gusmawan, Roni Rosadi; Bayu Pradana, Luthfi Kamal; Andre A, Anindito Wahyu, Dedy Hartono; Fernando Ortega

Persib 4-4-2: Deden Natshir; Supardi, Victor Igbonefo, Bojan Malisic, Ardi Idrus; Agung M, Oh Inkyun, Dedi K, Ghozali S; Patrich Wanggai, Jonathan Bauman.

Timnas Indonesia Akan Hadapi Malaysia di Semifinal Piala AFF U-16

Timnas Indonesia Akan Hadapi Malaysia di Semifinal Piala AFF U-16 – Timnas Indonesia U-16 akan melawan timnas Malaysia U-16 di babak semifinal Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, hari Kamis (9/8).

Baca juga : Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja 4-0 di Piala AFF

Malaysia U-16 memastikan tiket ke fase gugur usai meraih kemenangan 1-0 atas Laos U-16 dalam pertandingan terakhir di Grup B.

Malaysia dan Laos bersaing untuk memperebutkan satu tiket dari Grup B untuk mendampingi Thailand yang lebih dulu dipastikan berlaga di babak semifinal.

Malaysia yang mengawali laga Piala AFF U-16 dengan kekalahan 1-2 dari Thailand sukses meraih tiga kemenangan beruntun di sisa laga.

Skuat Harimau Muda itu mengecundangi Brunei Darussalam dengan skor 6-1 pada pertandingan kedua. Dan dilanjutkan dengan kemenangan 4-0 atas Singapura di pertandingan ketiga.

Meraih 6 poin dari 3 laga, Malaysia tertinggal dari Laos yang mengumpulkan 7 poin berkat dua kemenangan dan satu hasil seri.

Pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, hari Selasa (7/8) sore menjadi penentu bagi Laos dan Malaysia.

Laos yang hanya butuh hasil seri untuk maju ke semifinal kebobolan pada menit keempat. Anoulack Vannalath yang bermaksud menghalau bola dengan sundulan malah membuat gol ke gawang sendiri dan membuat Malaysia unggul cepat.

Usai gol bunuh diri Anantaza, kedua kesebelasan saling berbalas serangan. Tak ada gol lagi dalam laga tersebut dan keunggulan tipis Malaysia bertahan sampai laga bubar.

Selain pertemuan antara Indonesia dan Malaysia, laga semifinal yang berlangsung hari Kamis (9/8). Juga menampilkan laga antara Thailand dan Myanmar.Thailand finis di puncak klasemen Grup B. Dengan mengantongi tiga kemenangan dan satu hasil seri. Sedangkan Myanmar menjadi runner-up Grup A dengan mengumpulkan 10 poin dari tiga kemenangan, satu hasil seri, dan satu kali kalah.

Pada awal Juli, anak asuh Fakhri Husaini kalah 3-4 dari Malaysia U-16 dalam laga uji tanding di Stadion MBPJ, Petaling Jaya, Malaysia.

Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja 4-0 di Piala AFF

Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja 4-0 di Piala AFF – Timnas Indonesia U-16 mengalahkan Kamboja U-16 dengan skor 4-0 pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (6/8) malam.

Baca juga : Harapan Diah Rahayu Terhadap Olahraga Selancar di Indonesia

Indonesia pun memenuhi ambisi untuk menyapu bersih kemenangan dalam pertandingan di fase grup.

Tim Merah Putih yang tampil dengan formasi 4-3-3. Menjalani laga terakhir, pelatih Fakhri Husaini melakukan rotasi pemain. Ahludz Dzikri, Kartika Vedhayanto, Muhammad Reza, Muhammad Salman Alfarid, Muhammad Talaohu mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama.

Seperti pada 4 laga sebelumnya, dominasi tuan rumah cukup terasa di laga kali ini. Untuk menghadapi penguasaan bola Timnas Indonesia U-16, anak asuh Lee Tae Hoon memperagakan permainan keras di awal laga.

Menit ke-11 Rendy Juliansyah membuat Indonesia memimpin 1-0 setelah memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Bagus Kahfi yang tak mampu diamankan dengan sempurna oleh kiper Laos Kong Pheaktra.

Memasuki menit ke-21 Rendy Juliansyah berhasil mengirim bola kepada Bagus. Kali ini pencetak gol terbanyak di Timnas Indonesia U-16 itu berhasil melewati penjagaan lawan sebelum mengkonversi peluang dan membuat skor berubah menjadi 2-0.

Selepas keunggulan 2 gol, Bagus dan kawan-kawan mampu mengendalikan tempo permainan dan tetap menghasilkan peluang.

Timnas Indonesia

Bola kembali bersarang di gawang Laos pada menit ke-34. Diawali pergerakan individu Hamsa Lestaluhu, bola kemudian dikirim Hamsa lewat umpan tarik. Bagus yang menerima umpan melesakkan gol kedua di laga ini.

Ketika babak pertama baru berjalan dua menit, Timnas Indonesia mendapat penalti karena Pheaktra melanggar Bagus. Tanpa kesalahan Bagus mencetak gol dari titik putih untuk membawa Indonesia memimpin 4-0.

Pada menit ke-46 Kamboja mendapat peluang lewat situasi bola mati, tetapi sundulan Chhim Pichponloeu justru membuat bola tak mengarah ke gawang yang dijaga Risky Sudirman.

Setelah tertinggal empat gol Kamboja mendapat beberapa kesempatan untuk menyerang, tetapi lini belakang Timnas Indonesia masih cukup tangguh untuk membentengi pertahanan dari upaya Kamboja .

Menit ke-59 Sutan Zico gagal mengeksekusi peluang dengan sempurna. Mendapat bola di luar kotak penalti, Zico sempat melakukan sentuhan dan melepaskan tembakan yang masih melebar dari target.

Disaksikan lebih dari 15 ribu penonton di tribune stadion, Timnas Indonesia U-16 terus berupaya mencetak gol tambahan dengan menguasai bola. Namun di sisa laga Indonesia gagal menembus pertahanan Kamboja yang lebih rapat.

Menit ke-72 Yadi Mulyadi mencoba melakukan aksi individu yang berakhir dengan tembakan yang berhasil dihentikan Pheaktra. Sesaat kemudian giliran Kartika Vedhayanto yang gagal memaksimalkan peluang, ketika sundulannya membuat bola melampaui mistar gawang Kamboja.

Di pengujung laga Fajar Fathur Rahman memiliki peluang melalui tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang masih mampu diblok kiper Kamboja.

Skor 4-0 menjadi hasil akhir pertandingan yang semakin memperkokoh posisi Indonesia U-16 di puncak klasemen akhir Grup A Piala AFF U-16 2018 dengan 15 poin.

Pada babak semifinal, Indonesia akan menghadapi runner up Grup B yang diperebutkan Laos dan Malaysia.

Alasan Arema FC Datangkan Alfin Tuasalamony

Alasan Arema FC Datangkan Alfin Tuasalamony – Arema FC memiliki alasan untuk mendatangkan Alfin Tuasalamony. Eks pasukan Sriwijaya FC ini didatangkan oleh manajemen Arema untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Syaiful Indra Cahya.

Baca juga : Pemain Futsal Indonesia Ardiansyah Runtuboy

“Sejak Syaiful sudah dipastikan tidak lagi bersama dengan kami, kami pun mulai mencari pengganti yagn isa mengisi posisinya,” ujar General Mager Arema FC, Ruddy Widodo.

“Tentu saja, dalam mencari sosok penggantinya, kami tetap mencari pemain yang memiliki posisi yang sama,” imbuhnya.

Dan menurut Ruddy, Alfin bukanlah sosok baru bagi Arema. Alasannya, Alfin merupakan alumnus SAD Uruguay, karena itu ada kedekatan antara pemain yang berusia 25 tahun itu dengan Arema.

“Saat itu kami sempat mendapatkan tawaran untuk merekrut dirinya. Tetapi karena saat itu usianya masih muda, kami tidak jadi merekrutnya. Dan saat ini kami sedang mmmbutuhkan sosok pemain dengan posisi di bagian fullback kanan,jadi kami putuskan untuk meminangnya,” ujarnya.

Bagi Arema, Alfin menjadi pemain lokal kedua yang mereka datangkan. Arema telah resmi memperkenalkan Hamka Hamzah sebelum memperkenalkan Alfin di lapangan Universitas Muhammadiyah Malang, hari Jumat (13/07/18) sore.

Yang uniknya, Alfin dan Hamka sama – sama membela Sriwijaya FC di paruh musim pertama Liga 1 yang lalu. Kedua pemain ini juga sama – sama masih di dalam daftar pemain yang dicoret oleh pihak manajemen menjelang putaran pertama selesai.

Ruddy juga mengatakan kalau kelebihan Alfin yang membuat manajemen memilih mendatangkan ALfin. Pemain yang berasal dari Tulehu itu dinilai memiliki kemampuan bermain di posisi manapun.

“Ia bisa kami mainkan di fullback kanan maupun kiri. Dan selain itu ia juga bisa dimainkan sebagai winger baik di kanan ataupun di kiri,” pungkas Ruddy.

Hadapi Korsel, Milla Akhirnya Panggil Stefano Lilipaly

Hadapi Korsel, Milla Akhirnya Panggil Stefano Lilipaly – Gelandang Bali United, Stefano Lilipaly, merupakan pemain tim sepak bola liga satu Indonesia akhirnya di panggil oleh pelatih Timnas U23 Luis Milla untuk membela Timnas Indonesia saat menghadapi Korea Selatan pada laga uji coba. Pada laga uji coba itu akan di selenggarakan pada tanggal 23 Juni mendatang di Stadion Pakansari.

Baca juga:

Informasi Atlet Panahan Indonesia

Pertandingan ini akan menjadi perdana bagi Lilipaly di tahun 2018 bersama sang pelatih Luis Milla. Lilipaly sendiri bermain bersama Timnas Indonesia pada tanggal 2 September 2017 lalu dalam laga uji coba dengan tim kesebelasan Fiji.

Lilipaly pastinya akan menunjukkan performa permainan terbaiknya yang akan membela Timnas U23 Indonesia di ajang Asian Games 2018. Nantinya yang akan di selenggarakan di Indonesia. Hal yang sangat pantas bagi Lilipaly di panggil untuk membela Timnas U23 Indonesia, berkat penampila agresifnya. Hingga sampai pekan ke 13 liga satu Indonesia, pemain naturalisasi ini. Telah berhasil mencetal 8 gol di gawang musuh pada saat bertanding.

Selain Lilipaly, terdapat pemain lain dari klub liga 1 Indonesia, Bali United yang di panggil Luis Milla untuk membela Timnas U23 yaitu Ricky Fajrin. Kedua pemain Bali United ini. Akan segera bergabung pada pelatnas Timnas Indonesia U23 yang akan di mulai pada tanggal 20 Juni 2018 nantinya.