Indonesia Berhasil Kalahkan Malaysia 3-2 Saat Piala Uber 2018

Indonesia Berhasil Kalahkan Malaysia 3-2 Saat Piala Uber 2018 – Indonesia sangat terkenal dengan kekuatan para atlet dalam cabang olahraga bulutangkis/badminton yang sampai merebut gelar juara dunia. Salah satunya kemenangan Indonesia dalam cabang olaharaga bulutangkis Piala Uber 2018 dimana Indonesia berhasil mengalahkan malaysia dengan poin 3-2. Namun sayangnya Indonesia kehilangan poin dalam pertadingan partai terakhir yang menyusul kalahkan Ruselli Hartwan.

Baca juga:

Ruselli yang masuk kedalam partai kelima pertandingan Piala Uber Cup tidak sanggup untuk mengalahkan Selvaduray Kisona. Dalam pertandingan di Impact Arena pada hari Senin 21 Mei 2018. Ruselli yang sempat mengungguli kemenangan pertama pada pertandingan akhirnya di tahlukkan dengan skor 23-21, 21-23, 13-21.

Ruselli sebenarnya sempat dapat match point di game kedua saat unggul 20-18. Tapi Kisona mampu bangkit dan menikung perolehan poin Ruselli.

Namun dalam game penentuan, Ruselli sempat memberikan harapan untuk mengejar ketertinggalan menjadi 10-11. Namun pada akhirnya ia tidak mampu mebendung serangan demi serangan dari lawannya itu.

Dengan hasil yang di dapat, Indonesia harus puas dengan kemenangan tipis 3-2. Greysia Polii dkk. untuk sementara ada di peringkat dua klasemen Grup D.

Tim Uber Indonesia selanjutnya akan menghadapi Prancis pada Selasa (22/5/2018) pukul 09:00 WIB. Di hari Rabu (23/5/2018), Indonesia sudah ditunggu China.

Hasil Indonesia vs Malaysia:

Fitriani vs Soniia Cheah 21-10, 17-21, 14-21

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Yea Ching Goh/Lee Meng Yean 21-13, 21-14

Gregoria Mariska Tunjung vs Goh Jin Wei 22-20, 21-16

Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta vs Chow Mei Kuan/Vivian Hoo 24-22, 20-22, 21-12

Ruselli Hartawan vs Selvaduray Kisona 23-21, 21-23, 13-21

Team Bulu Tangkis Indonesia Yang Akan DI Tunggu Untuk Kiprah Tahun 2018

Team Bulu Tangkis Indonesia Yang Akan DI Tunggu Untuk Kiprah Tahun 2018

Team Bulu Tangkis Indonesia Yang Akan DI Tunggu Untuk Kiprah Tahun 2018 – Untuk para pemain bulu tangkis ini yang berasal dari negara indonesia sudah tidak sabar ingin menjadi tahun yang mendebarkan bagi penggemar bulutangkis Indonesia. Ada banyak penantian dan harapan yang disematkan pada pebulutangkis – pebulutangkis andalan Indonesia. Apalagi, akan ada beberapa kejuarana penting di 2018 seperti Thomas Cup dan Uber Cup, Kejuaraan Dunia, Super Series World Tour hingga Asian Games.

Nah siapa saja pemain dan pasangan yang sudah di tunggu – tunggu untuk Kiprahnya, yaitu sebagai berikut :

1. Marcus Gideon/Kevin Sanjaya

6 Pebulutangkis Indonesia yang Paling Ditunggu Kiprahnya di 2018
Ganda putra terbaik Indonesia, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya adalah pemain yang paling ditunggu penampilannya di tahun 2018. Tidak hanya oleh penggemar bulutangkis Indonesia, tetapi juga publik bulutangkis dunia. Itu tidak lepas dari dominasi Marcus/Kevin sepanjang tahun 2017 dengan meraih 7 gelar Super Series yang menjadi rekor baru di ganda putra. Nah, publik pasti menunggu, apakah pasangan ganda putra berjuluk Minions ini bisa kembali mengulangi penampilan hebat mereka di tahun 2018. Dikutip dari @Badminton.Ina, pada Januari ini, Marcus/Kevin akan tampil perdana di Indonesia Masters yang digelar di Jakarta pada pekan ketiga. Lalu, di akhir Januari, Marcus/Kevin akan main di India Open.

2. Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan

6 Pebulutangkis Indonesia yang Paling Ditunggu Kiprahnya di 2018
Tahun 2018 ini, pebulutangkis senior, Hendra Setiawan kembali ke Pelatnas. Dan yang menarik ditunggu, Hendra akan kembali berpasangan dengan Mohamad Ahsan. Saat berpasangan, keduanya pernah menjadi juara dunia 2013 dan 2015 serta meraih medali emas Asian Games 2014 sebelum berpisah pada akhir Desember 2016. PBSI rencananya baru akan memainkan mereka di India Open pada akhir Januari. Akhir tahun lalu, Hendra/Ahsan sudah bermain bersama di Kejurnas dan menjadi juara. Rasanya akan menarik bila Hendra/Ahsan bisa sering bertemu Marcus/Kevin di final.

3. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

6 Pebulutangkis Indonesia yang Paling Ditunggu Kiprahnya di 2018
Tahun 2018 menjadi petualangan baru bagi pemain ganda campuran, Praveen Jordan. Juara All England 2016 ini tidak akan lagi berpasangan dengan Debby Susanto yang di tahun 2017 berhasil jadi juara Korea Open. Oleh PBSI, Praveen kini dipasangkan dengan Melati Daeva Oktavianti. Dan, kita tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui pencapaian pasangan baru ini. Pasalnya pada Januari ini, pasangan baru ini akan mulai tampil di turnamen Malaysia Masters yang dimainkan pada 16-21 Januari. Setelah itu, mereka tampil di Indonesia Masters dan India Open. Nah, menarik ditunggu bagaimana pencapaian Praveen/Melati di awal tahun.

4. Ricky Karanda/Debby Susanto

6 Pebulutangkis Indonesia yang Paling Ditunggu Kiprahnya di 2018
Sama dengan Praveen/Melati, penampilan Debby Susanto bersama pasangan barunya di nomor ganda campuran, Ricky Karanda juga patut dinantikan. Keduanya juga baru dipasangkan. Ricky sebelumnya merupakan pemain ganda putra dan sempat masuk rangking 10 besar bersama Angga Pratama. Nah, di Januari ini, Ricky/Debby akan mulai tampil di turnamen Malaysia Masters, kemudian Indonesia Masters dan India Open. Sebelumnya, Ricky menyebut ingin melampaui prestasi Praveen.

5. Ruselli Hartawan

6 Pebulutangkis Indonesia yang Paling Ditunggu Kiprahnya di 2018
Nama Ruselli Hartawan mencuat di tahun 2017. Tunggal putri yang baru berusia 19 tahun ini berhasil meraih gelar. Terakhir, dia memenangi Kejurnas yang membuatnya kembali masuk Pelatnas. Nah, di tahun 2018, Ruselli akan lebih sering tampil di turnamen-turnamen level atas. Pekan depan, Ruselli akan main di turnamen Thailand Masters yang dimainkan 9-14 Januari. Menarik ditunggu kiprah Ruselli. Karena memang, ada banyak orang yang menunggu tunggal putri Indonesia bisa berprestasi.

6. Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva

6 Pebulutangkis Indonesia yang Paling Ditunggu Kiprahnya di 2018
Tahun 2018 ini akan menjadi tahun “naik kelas” bagi pasangan muda ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dan Siti Fadia Silva. Mulai tahun ini, Rehan/Siti akan lebih sering dikirim tampil di turnamen. Januari ini, keduanya akan tampil di Thailand Mastesrs dan Indonesia Masters. Menarik ditunggu bagaimana kiprah dari pasangan juara Asia Junior Championship dan runner up World Junior Championship ganda campuran 2017 ini. Andai Rehan/Siti bisa langsung bersaing dengan pemain-pemain kelas dunia, Indonesia berarti sudah menemukan penerus Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Baca Juga : Boaz Solossa

Hanya Tersisa 3 Wakil Indonesia di All England 2018

Hanya Tersisa 3 Wakil Indonesia di All England 2018

Hanya Tersisa 3 Wakil Indonesia di All England 2018 – PBSI yang menurunkan seluruh pemain terbaiknya di turnament tertua bulutangkis All England 2018 kini hanya menyisakan 3 wakilnya untuk berlaga di babak perempatfinal All England 2018 di Birmingham, Inggris. Hal ini tak lepas dari hasil drawing yang banyak mempertemukan sesama wakil Indonesia yang harus saling jegal di babak pertama All England 2018.

Dibabak 16 besar All England 2018, sejumlah wakil Indonesia harus satu persatu tumbang diputaran kedua kejuaraan paling bergengsi ini. Kini hanya tersisa satu pasang ganda putra dan dua pasang ganda campuran.

Untuk ganda putra yang mewakili Indonesia adalah ganda putra peringkat satu dunia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon. Yang juga merupakan juara bertahan All England 2018. Sedangkan dua pasang ganda campuran Indonesia yang juga lolos dibabak perempat final adalah Praveen Jordan/Debby Susanto serta Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle.

Tentu harapan Indonesia di All England 2018 masih terbuka meskipun perjalanan untuk menuju partai puncak masih menyisakan beberapa tahap. PBSI berharap sisa wakil Indonesia ini tidak saling bertemu dibabak selanjutnya sehingga peluang untuk meraih gelar juara tetap terjaga.

Langkah ganda putra peringkat satu dunia Kevin/Marcus menuju ke perempatfinal All England 2018 ini tidaklah muda. Karena mereka harus bekerja ekstra untuk mengalahkan pasangan dari Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan skor 21-17, 20-22, dan 21-13. Pertandingan yang menguras tenaga ini akhir membuahkan hasil dengan lolosnya Kevin/Marcus kefase delapan besar.

Sedangkan untuk laga lainnya antara Tontowi/Liliana yang berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Hafiz/Gloria harus berlangsung dramatis. Dimana secara mengejutkan, Tontowi/Liliana harus mengakui keunggulan juniornya Hafiz/Gloria. Dengan bermain tiga set dan juga sudden death dengan skor 21-18, 15-21, 29-30.

Pasangan ganda campuran lainnya yang juga memastikan satu tempat dibabak perempatfinal All England 2018 adalah Praveen/Debby yang sukses mengalahkan pasangan dari tuan rumah Marcus Ellis/Laurent Smith dengan dua set langsung 21-12 dan 21-17. Dengan hasil ini tentu membuat ketiga pasangan Indonesia masih terbuka. Untuk meraih target dari PBSI yaitu minimal satu gelar di All England 2018.

Baca Juga : Israel Wamiau Segera Merapat ke Arema FC

Tunggal Putra Indonesia Saling Jegal di Putaran Pertama All England 2018

Tunggal Putra Indonesia Saling Jegal di Putaran Pertama All England 2018

Tunggal Putra Indonesia Saling Jegal di Putaran Pertama All England 2018 – Kejuaraan dunia All England 2018 akan digelar pada hari ini 14 Maret hingga 18 Maret 2018. Namun pada putaran pertama kejuaraan bulutangkis tertua ini, sesama wakil Indonesia sudah harus saling jegal gun auntuk memperebutkan satu tiket untuk lolos ke fase berikutnya.

Dikejuaraan paling begengsi ini, Indonesia menurunkan seluruh skuad terbaik mereka untuk berlaga di turnament memperebutkan status gelar juara dunia bulutangkis dan hadiah sebesar 1 juta Dollar Amerika. Meskipun seluruh pemain terbaik diturunkan PBSI untuk kejuaraan ini, sesama wakil Indonesia di sektor tunggal putra sudah harus saling sikut. Dimana Anthony Ginting harus berhadapan dengan seniornya, Tommy Sugiarto diputaran pertama All England 2018.

Untuk tahun ini, hasil drawing All England 2018 ini tidak menguntungkan bagi Indonesia. Karena sejumlah wakil mereka sudah harus saling sikut diputaran pertama. Selain tunggal putra yang mempertemukan sesama wakil Indonesia, tetapi juga disektor ganda putra juga terjadi sesama wakil Indonesia bertemu diputaran pertama yaitu juara bertahan All England 2018 Kevin Sanjaya/Marcus Gideon akan berhadapan dengan Angga Pratama/Rian Agung Saputro.

Disisi lain, tunggal putra lainnya dari Indonesia, Jonatan Christie akan menghadapi wakil dari Hongkong, Wong Wing Ki Vincent. Untuk ganda putra Indonesia lainnya yang mendapatkan hasil drawing yang berbeda yaitu pasangan senior. Dan juga mantan juara dunia All England Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan yang akan berhadapan dengan wakil dari Belanda, Jacco Aends/Ruben Jille.

Untuk langkah Ahsan/Hendra tentu akan bisa melaju mulus kebabak selanjutnya. Karena pasangan ganda putra asal Belanda ini merupakan non unggulan dan berada di level bawah bagi Ahsan/Hendra. Namun lain halnya dengan dengan ganda putra Indonesia. Fajar Alfian/Muhammad Rian akan berhadapan dengan pasangan dari Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi diputaran pertama All England 2018.

Untuk sektor tunggal putri, Indonesia akan mengandalkan pemian muda yang masih berusia 19 tahun ini. Untuk menghadapi pebulu tangkis asal Malaysia, Sonia Cheah. Namun Indonesia bisa bernafas lega karena disektor Ganda Putri, Indonesia mendapatkan hasil undian ynag cukup menguntungkan. Karena dari ketiga pasangan yang diturunkan PBSI tidak satu pun sesama Indonesia yang saling bertemu.

Baca Juga : Pengalaman Tontowi/Lilyana Jadi Harapan PBSI di Asian Games 2018

Pengalaman Tontowi/Lilyana Jadi Harapan PBSI di Asian Games 2018

Pengalaman Tontowi/Lilyana Jadi Harapan PBSI di Asian Games 2018

Pengalaman Tontowi/Lilyana Jadi Harapan PBSI di Asian Games 2018 – Mantan juara dunia ganda campuran, Tontowi/Lilyana kini menjadi tumpuan bagi Indonesia untuk bisa meraih medali emas di Asian Games 2018 untuk cabang olahraga bulutangkis. Sejumlah atlet yang diturinkan PBSI untuk berbagai kejuaraan internasional masih belum mampu menghasilkan gelar bagi Indonesia.

Kini PBSI menaruh harapan besar kepada Tontowi/Lilyana untuk bisa meraih juara dan sekaligus medali emas Asian Games 2018. Meskipun hingga saat ini PBSI masih belum menentukan sejumlah nama yang bakal diturunkan untuk ajang olahraga terbesar Asia ini. Tetapi induk organisai bullutangkis tertinggi di tanah air telah menyertakan nama Tontowi/Lilyana sebagai atlet yang akan berlaga di Asian Games 2018 nanti.

Bahkan Susy Susanti yang juga merupakan Kepala Bidang Pembinaa Prestasi PB PBSI mengungkapkan. Bahwa keyakinannya terhadap kemampuan Tontowi/Lilyana untuk bisa meraih medali Emas di Asian Games nanti. Selain itu, Susy juga menambahkan bahwa peluang ganda campuran terbaik dunia ini mampu untuk bisa meraih target dari pemerintah.

“Tontowi/Lilyana itu pemain senior disni dan juga sangat berpengalaman di berbagai kejuaraan dunia yang sudah mereka ikuti dan juga berbabagai gelar pun sudah pernah mereka raih. Jadi saya sangat yakin dengan kemampuan mereka di Asian Games nanti mampu menyumbangkan medali emas bagi Indonesia” tambah Susy.

Dengan usia dari Tontowi/Lilyana yang sudah tidak muda lagi tentu bukan peghalang bagi keduanya untuk tetap memberikan prestasi bagi Indonesia. Bahkan Susy juga mengungkapkan bahwa Tontowi/Lilyana haris pintar dalam menjaga kondisi fisik mereka. Serta strategi yang dimainkan haruus dipersiapkan dengan matang apabila bertemu dengan lawan yang lebih muda.

“Secara keseluruhan tentu masih ada kekurangan dan kelebihannya, jika dilihat dari usia tentu keduanya adalah yang paling senior dan kaya akan pengalaman, justru itu yang masih kami perhitungkan. Untuk saat ini lawan yang dihadapi pun semakin sulit untuk dikalahkan. Karena mereka mempunyai strategi yang matang untuk menghadapi laga di berbagai event” ungkap Susy.

Untuk sejumlah persiapan juga tengah dilakukan PBSI untuk bisa lebih mematangkan permainan mereka. Kini Tontowi/Lilyana tengah fokus untuk mengikuti kejuaraan All England 2018 yang digelar di Birmingham dimulai dari 14 Maret hingga 18 maret 2018.

Baca Juga : Bonus Besar Menanti Atlet Nasional Peraih Emas Asian Games 2018