Daftar Atlet Indonesia

Fokus Dalam Pertandingan, Evan Dimas Belum Ambil Keputusan Kedepan Berasama Selangor FA

Fokus Dalam Pertandingan, Evan Dimas Belum Ambil Keputusan Kedepan Berasama Selangor FA – Dengan permainan epiknya, Mantan kapten Timnas U19 ini menjadi salah satu bintang lapangan hijau terkenal yang bermain di salah satu liga di Malaysia. Namun kini pemain mudah yang berasal dari Indonesia, Evan Dimas masih belum mengambil keputusannya masa depannya bersama tim liga Malaysia, Selangor FA.

Baca juga: 

Meski Kalah, Luis Milla Tetap Puji Para Debutan Timnas Indonesia

Victor Igbonefo Senang Di Panggil Kembali Untuk Membela Timnas Indonesia

Evan Dimas yang sebelumnya bermain bersama Bhayangkara FC, namun ia memutuskan untuk pindah tim sepak bola menuju Liga Super Malaysia. Selangor FA menjadi tim yang di pilihanya, Evan sendiri bergabung dengan Selangor FA sejak awal musin 2018 lalu. Mantan pemain Liga Indonesia itu menandatangani kontraknya bersama Selangor FA hanya selama satu tahun.

Sebelumnya terdengar kabar bahwa Selangor FA akan melakukan pengevaluasian para pemain asing yang ada di dalam tim. Salah satunya merupakan pemain muda Indonesia, Evan Dimas yang merupakan pemain asing di Malaysia. Saat ini Liga Super Malaysia telah memasuki pertengahan musim. Namun tim yang di belah oleh Evan Dimas itu masi berada di posisi pertengahan klasemen.

Selain itu, pelatih anyar Selangor FA, Nazliami Nasir, kini juga mengaku akan melakukan perombakan tim dalam waktu dekat ini. Menanggapi dari penagkuan sang pelatihnya itu. Evan masi mengaku santai dan ia hanya ingin fokus dalam pertandingan dan memberikan permainan terbaik bagi tim yang di belahnya sekarang ini, Selangor FA.

Fokus Dalam Pertandingan

“Belum pasti, saya mau fokus di setiap pertandingan pada musim ini terlebih dahulu,” kata Evan Dimas.

“Jika kami berpikir terlalu jauh, nanti kami tidak fokus saat berhadapan dengan pertandingan-pertandingan di depan,” ucap mantan pemain Bhayangkara FC itu.

Selama bersama Selangor FA, Evan telah mengikuti 11 pertandingan, dan dari pertandingan yang di ikutinya, Evan berhasil mencetak 2 gol.

“Saya bertekad untuk terus berusaha memperbaiki prestasi diri dan memberikan permainan terbaik kepada Selangor FA.” ujar Evan Dimas.

Kompetisi Liga Super Malaysia memang masih menyisahkan banyak pertandingan. Saat ini, Selangor FA bertengger di peringkat kedelapan dengan baru mengemas 18 poin dari 14 pertandingan.

Tim berjulukan Gergasi Merah itu tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen sementara, yakni Johor Darul Takzim. Terdekat, Selangor FA akan menjamu Perak dalam laga lanjutan Malaysia Super League di Stadion Shah Alam, Selangor, Selasa (19/6/2018).

Harapan Maria Natalia Di Asian Games 2018

Harapan Maria Natalia Di Asian Games 2018 – Asian games tahun ini akan segera di negara Indonesia tepatnya di kota Jakarta dan Palembang yang akan di mulai pada tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018. Akan ada lebih dari 30 cabang olahraga yang akan di pertandingakan.

Baca juga:

  5 Kiper Legendaris Timnas Indonesia

 Daftar Pemain Timnas U23 Indonesia Yang Akan Melawan Thailand

Salah satunya cabang olahraga lompat jauh, dimana terdapat satu atlet yang selalu berharap dan berdoa pada Asian Games kali ini tidak akan ada hal buruk atau kejadian yang tidak di ingikan olehnya terjadi. Atlet lompat jauh dari Indonesia yang bernama Maria Natalia pernah mengalami hal yang sangat menyakitkan akibat dari cederanya kedua kaki Maria dalam tiga tahun terakhir.

Maria kembali terpilih menjadi atlet andalan Indoenesia cabang olahraga lompat jauh di Asian Games 2018. Karna pada saat Asian Games 2014 di Incheon, ia berhasil merebut medali emas. Dengan keberhasilannya itu, maka pada Asian Games 2018 ia kembali terpilih untuk mewakili Indonesia pada ajang olahraga multicabang se-Asia itu.

Namun perjalanan Maria kembali terpilih menjadi perwakilan Indonesai harus di lewatinya dengan adanya sedikit masalah yang cukup serius. Usai memecahkan rekor SEA Games pada tahun 2015 yang lalu, kaki kanan Maria mengalami cedera.

Meskipun kaki kanannya mengalami cedera, Maria tetap melanjutkan perjuangannya dengan mulai melatih kaki kirinya sebagai tumpuhan. Namun nasip ia malah mendapatkan hal yang lebih buruk lagi, dimana kaki kirinya menjadi cedera.

Namun menjelang Asian Games 2018 ini, atlet yang akan mewakili Indonesia dari cabang olahraga lompat jauh, Maria selalu berdoa dan berharap agar ia tidak akan mengalami cedera pada pertandingan ini.

Hadapi Korsel, Milla Akhirnya Panggil Stefano Lilipaly

Hadapi Korsel, Milla Akhirnya Panggil Stefano Lilipaly – Gelandang Bali United, Stefano Lilipaly, merupakan pemain tim sepak bola liga satu Indonesia akhirnya di panggil oleh pelatih Timnas U23 Luis Milla untuk membela Timnas Indonesia saat menghadapi Korea Selatan pada laga uji coba. Pada laga uji coba itu akan di selenggarakan pada tanggal 23 Juni mendatang di Stadion Pakansari.

Baca juga:

Informasi Atlet Panahan Indonesia

Pertandingan ini akan menjadi perdana bagi Lilipaly di tahun 2018 bersama sang pelatih Luis Milla. Lilipaly sendiri bermain bersama Timnas Indonesia pada tanggal 2 September 2017 lalu dalam laga uji coba dengan tim kesebelasan Fiji.

Lilipaly pastinya akan menunjukkan performa permainan terbaiknya yang akan membela Timnas U23 Indonesia di ajang Asian Games 2018. Nantinya yang akan di selenggarakan di Indonesia. Hal yang sangat pantas bagi Lilipaly di panggil untuk membela Timnas U23 Indonesia, berkat penampila agresifnya. Hingga sampai pekan ke 13 liga satu Indonesia, pemain naturalisasi ini. Telah berhasil mencetal 8 gol di gawang musuh pada saat bertanding.

Selain Lilipaly, terdapat pemain lain dari klub liga 1 Indonesia, Bali United yang di panggil Luis Milla untuk membela Timnas U23 yaitu Ricky Fajrin. Kedua pemain Bali United ini. Akan segera bergabung pada pelatnas Timnas Indonesia U23 yang akan di mulai pada tanggal 20 Juni 2018 nantinya.

Indonesia Berhasil Kalahkan Malaysia 3-2 Saat Piala Uber 2018

Indonesia Berhasil Kalahkan Malaysia 3-2 Saat Piala Uber 2018 – Indonesia sangat terkenal dengan kekuatan para atlet dalam cabang olahraga bulutangkis/badminton yang sampai merebut gelar juara dunia. Salah satunya kemenangan Indonesia dalam cabang olaharaga bulutangkis Piala Uber 2018 dimana Indonesia berhasil mengalahkan malaysia dengan poin 3-2. Namun sayangnya Indonesia kehilangan poin dalam pertadingan partai terakhir yang menyusul kalahkan Ruselli Hartwan.

Baca juga:

Ruselli yang masuk kedalam partai kelima pertandingan Piala Uber Cup tidak sanggup untuk mengalahkan Selvaduray Kisona. Dalam pertandingan di Impact Arena pada hari Senin 21 Mei 2018. Ruselli yang sempat mengungguli kemenangan pertama pada pertandingan akhirnya di tahlukkan dengan skor 23-21, 21-23, 13-21.

Ruselli sebenarnya sempat dapat match point di game kedua saat unggul 20-18. Tapi Kisona mampu bangkit dan menikung perolehan poin Ruselli.

Namun dalam game penentuan, Ruselli sempat memberikan harapan untuk mengejar ketertinggalan menjadi 10-11. Namun pada akhirnya ia tidak mampu mebendung serangan demi serangan dari lawannya itu.

Dengan hasil yang di dapat, Indonesia harus puas dengan kemenangan tipis 3-2. Greysia Polii dkk. untuk sementara ada di peringkat dua klasemen Grup D.

Tim Uber Indonesia selanjutnya akan menghadapi Prancis pada Selasa (22/5/2018) pukul 09:00 WIB. Di hari Rabu (23/5/2018), Indonesia sudah ditunggu China.

Hasil Indonesia vs Malaysia:

Fitriani vs Soniia Cheah 21-10, 17-21, 14-21

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Yea Ching Goh/Lee Meng Yean 21-13, 21-14

Gregoria Mariska Tunjung vs Goh Jin Wei 22-20, 21-16

Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta vs Chow Mei Kuan/Vivian Hoo 24-22, 20-22, 21-12

Ruselli Hartawan vs Selvaduray Kisona 23-21, 21-23, 13-21

Para Atlet Asian Games Indonesia Mendapatkan Asuransi Kesehatan Kelas Satu

Para Atlet Asian Games Indonesia Mendapatkan Asuransi Kesehatan Kelas Satu – Asian Games 2018 tidak akan lama lagi akan segera di mulai, Indonesia menjadi negara yang terdaftar dalam mengikuti Asian Games 2018. Dan Asian Games saat ini, Indonesia menjadi tuan rumah. Wilayah Jakata dan Palembang akan menjadi tempat para atlet dari berbagai negara lain yang ada di Asia Tenggara untuk memulai pertandingan.

Untuk Asian Games 2018 yang akan di gelar di negara tercinta kita ini, Perusahaan asuransi AXA Mandiri akan menjadi penjamin seluruh atlet Indonesia. Jaminan kepada para atlet Indonesia tersebut berupa mendapatkan perlindungan kesehatan yang di mulai dari kelas 1 hingga mendapakan uang tanggungan sebesar Rp 250 Juta.

Baca juga: Tim Estafet Putra Tetap Berlatih Meskipun Puasa

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) juga bekerjasama dengan AXA Mandiri untk menjadi satu patner resmi kontingen Indonesia dan satu-satunya menjadi official pertner asuransi di Indonesia. Kedua pihak asurans tersebut akan memberikan perlindungan asuransi kesehatan. Dan jiwa kepada seluruh atlet dan ofsial tim yang mewakili Indonesia selama bertanding di Asian Games 2018.

Henky Oktavianus, merupakan direktur AXA Mandiri menyampaikan hal tersebut setelah usai melakukan pertemuan dengan perwakilan cabang olahraga serta KOI di gedung KOI, pada hari Senin 11 Juni 2018 di senayan Jakarta.

“Ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada seluruh atlet pendukung termasuk ofisial yang terlibat. Dengan demikian, bagi kami biaya yang dikeluarkan diharapkan bernilai lebih bagi kemajuan olahraga tanah air,” kata Henky.

Atlet Asian Games Indonesia

Adapun masing-masing atlet dan pelatih akan mendapat nilai asuransi perlindungan jiwa dengan uang pertanggungan sebesar Rp 250 juta per orang. Selain itu, AXA Mandiri juga memberikan manfaat tambahan asuransi jiwa kepada atlet Indonesia peraih medali emas. Dengan nilai pertanggungan hingga Rp 1 miliar per orang.

“Saat ini kami fokus untuk bekerja sama dalam menyediakan perlindungan asuransi kepada para atlet selama kompetisi berlangsung. Karena pada saat ini adalah masa paling rentan para atlet untuk terkena risiko,” Jelas Henky.

“Nilai asuransi yang disiapkan untuk setiap atlet tentunya berbeda-beda sesuai dengan manfaat asuransi yang nantinya mereka terima. Misalnya saja, manfaat rawat inap dan rawat jalan bagi setiap atlet bisa saja berbeda nilainya.”

“Namun yang dapat kami pastikan bahwa manfaat asurnasi kesehatan yang mereka terima (baik rawat inap maupun rawat jalan) adalah setara dengan perawatan kelas satu. Selain itu, setiap atlet dan official juga akan menerima manfaat perlindungan jiwa. Dengan uang pertanggungan sebesar Rp 250 juta per orang,” tuturnya.

Henky berharap kerja sama ini bisa memberi manfaat lebih bagi atlet Indonesia di Asian Games nanti.

“Dengan demikian, kami berharap agar para atlet dapat fokus dalam berlatih dan bertanding guna memberikan prestasi terbaik untuk bangsa. Tanpa harus memikirkan risiko kesehatan yang dapat mengganggu kondisi keuangan mereka,” ujar Henky.

“Kami juga berharap para atlet Indonesia akan lebih semangat dalam bertanding dan memberikan hasil yang terbaik bagi bangsa. Karena tidak lagi khawatir akan risiko saat menjalani persiapan hingga pertandingan. Tapi untuk jumlahnya hingga saat ini kami masih menunggu informasi final dari KOI,” harap Henky.