Respons Menpora Terhadap Pembalap Terkenal Indonesia Yang Meminta Sirkuit

Respons Menpora Terhadap Pembalap Terkenal Indonesia Yang Meminta Sirkuit – Bukan hanya negara luar sana saja yang memiliki pembalap yang mahir, di Indonesia pun memiliki pembalap yang mahir dan di kenal oleh beberapa negara. Ya Galang Hendra Pratama merupakan pembalap Indonesia yang saat ini bergabung bersama Yamaha. Banyak kemenangan yang berhasil di dapatnya hingga membawa nama baik negara Indonesia. Namun saat ia bertemu dengan Imam Nahwari, Menpora, Galang meminta di Indonesia agar bisa memiliki sirkuit balapan bertaraf Internasional.

Baca juga:

 Sebagai Persiapan Asian Games 2018, Hendro Yap Mengikuti Kejuaraan Di China

Stefano Lilipaly Tak Di Panggil Untuk Bela Timnas U23, Ini Alasan Luis Milla

Galang merupakan pembalap yang berasa dari Yogyakarta, pada hari Kamis (21/6/2018) kemarin ia di undang menuju kantor Menpora di Senayan. Ia di undang setelah berhasil menjadi juara balapan World Super Sport di sirkuit Brno, Republik Ceko, pada Minggu (10/6/2018).

Saat di pertemuan, Galang bersa,a dengan Menpora Imam Nahrawi melakukan beberap pertanyaan kepada Galang. Di saat itu, Galang mengatakan kepada Menpora agar pemerintah dapat membangun sirkuit bertaraf Internasional di Indonesia.

“Ya, tidak untuk saya pribadi tetapi untuk semua pebalap yang ada di Indonesia dan bibit-bibit Indonesia karena pebalap Indonesia sebenarnya bisa bersaing di kejuraan dunia. Namun, kurangnya sirkuit di Indonesia itu sedikit masalah untuk Indonesia,” kata Galang.

“Kalau ada sirkuit yang bertaraf internasional dan berkualitas bagus dan dengan datangnya MotoGP ke Indonesia pasti Indonesia akan lebih maju,” dia menjelaskan.

“Harapan saya ya itu saja. Sirkuit semoga ada dan MotoGP segera ada di Indonesia karena tetangga sebelah, di Thailand, tahun ini sudah akan diselenggarakan MotoGP. Dan saya sering balap di sana. memang sirkuitnya bagus. Tapi kalau Thailand bisa, kenapa Indonesia tidak bisa. Jadi ya itu,” Harapan Galang.

Respons Menpora Terhadap Pembalap Terkenal Indonesia

Namun Imam Nahwari merespon apa yang di katakan oleh Galang, bahwa pemerintah akan segera menyediakan sirkuit di Indonesia untuk menjadi tuan rumah balapan MotoGP 2019.

“Begini, 2015 memang kami rencanakan akan bangun sirkuit yang memungkinkan sehingga MotoGP datang ke Indonesia. Tapi kita tahu, pemerintah punya prioritas yang lebih besar dari itu namanya Asian Games. Asian Games akan diadakan 2018 dengan membangun infrastruktur dan anggaran yang luar biasa besar,” kata Imam.

“Dengan sekarang Gilang sudah membawa nama harum Indonesia di Ceko, Merah Putih berkibar, lagu Indonesia Raya dikumandangkan tentu bukan hal yang mustahil untuk kita siapkan dari sekarang, karena setelah Asian Games tidak ada lagi yang diprioritaskan,” lanjut Imam.

“Saya kira Galang kini sudah menjadi inspirator baru untuk kita, untuk merencanakan hal besar tentang sirkuit dan MotoGP. Tapi sekali lagi, ini tidak bisa berjalan sendiri memang harus duduk bareng, sehingga nanti selain ada sirkuit yang bagus melebihi Thailand juga harus ada pebalapnya,” Imam menegaskan.

“Nah sekarang kita sudah punya Valentino Rossi junior yang pasti ini akan menjadi semangat baru untuk kita melakukan hal besar itu. Cuma saya mohon maaf karena kami harus kosenstrasi di Asian Games tapi kami masih punya peluang untuk merencanakan 2019. Nah, ini insya Allah yang akan kami laksanakan 2019. di NTB atau Sumbar, atau Bantul,” tuturnya.

Atlet Andalan Indonesia Di Asian Games 2018

Atlet Andalan Indonesia Di Asian Games 2018 – Menjelang pertandingan Asian Games 2018 yang akan di selenggarakan di Indonesia tepatnya di kota Jakarta dan Palembang. Para atlet yang mewakili Indonesia tengah menjalani berbagai macam porsi latihan demi membawa nama baik negara Indonesai dalam pertandingan olah raga. Asian Games 2018 ini akan mengkompetisikan berbagai macam cabang olah raga yang akan mempertemukan banyak atlet yang ada di Asia.

Baca juga: 

Terdapat beberapa jenis cabang olah raga yang selalu menjadi langganan para atlet Indoneisia yang merebut berbagai macam yang di ikuti atlet tersebut. Menjelang Asian Games yang akan di selenggarakan di Indonesia ini, pastinya Indonesia telah memiliki beberapa atlet andalan yang akan di pastikan merebut medali emas. Nah bagi anda yang menunggu kabar dari pertandingan Asian Games saat ini, siapa atlet Indonesia yang akan merebut medali emas tersebut. Berikut beberapa atlet Indonesia yang di andalkan dalam merebut medali emas pada Asian Games 2018.

Liliana Natsir dan Tontowi Ahmad (Bulutangkis)

Liliana Natsir dan Tontowi Ahmad (Bulutangkis)

Bagi anda penggemar olahraga bulutangkis mungkin sudah menduga-menduga. Jika pasangan yang satu ini akan kembali berlaga untuk membela merah putih untuk kedua kalinya di Asian Games. Ya, pada Asian Games 2014, Owi/Butet yang menjadi sapaan akrab mereka berhasil membawa medali perak setelah dikalahkan oleh pasangan campuran dari China. Mungkin pada Asian Games kali ini atlet bulutangkis ganda campuran Indonesia akan merebut medali emasnya.

Eko Yuli Irawan (Angkat Besi)

Eko Yuli Irawan (Angkat Besi)

Eko Yuli Irawan yang juga merupakan atlet andalan Indonesia di Asian Games 2018 yang pernah meraih emas. Dan mendapatkan penghargaan sebagai the best lifter pada turnamen angkat besi dunia yunior di Praha, Republik Ceko tahun 2007. Selain itu pada Olimpiade London 2012, Eko untuk kedua kalinya berturut-turut menjadi penyumbang medali pertama Indonesia. Dengan meraih medali perunggu di kelas 62 kg.

Iqbal Candra Pratama (Pencak Silat)

Iqbal Candra Pratama (Pencak Silat)

Iqbal Chandra Pratama merupakan atlet pencak silat asal Kalimantan dan menjadi atlet andalan Indonesia di Asian Games 2018. Ia adalah alumni Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI). Yang telah mengikuti seleksi nasional persiapan SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Lindswell Kwok dan Felda Elvira Santoso (Wushu)

Lindswell Kwok dan Felda Elvira Santoso (Wushu)

Dari cabang wushu terdapat dua atlet andalan Indonesia di Asian Games 2018 yakni Lindswell Kwok yang merupakan atlet asal Medan. Yang pernah memperoleh dua medali emas di nomor Taolu Taijijian dan Taolu Taijiquan pada Kejuaraan Dunia Wushu 2015 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta. Sementara Felda Elvira Santoso merupakan peraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Wushu 2017 di Rusia, awal Oktober lalu. Sebelumnya Felda juga telah menambah perolehan emas di SEA Games 2017 dari cabang wushu nomor Dau Shu.

Rio Haryanto Tes Mobil Super Formula

Rio Haryanto Tes Mobil Super Formula

Rio Haryanto Tes Mobil Super Formula – Pembalap Indonesia yang pernah memperkuat Tim Manor Racing di Formula 1 musim 2016 Rio Haryanto, mendapatkan undangan untuk melakukan uji coba Mobil Super Formula di Sirkuit Suzuka, Jepang, 6-7 Desember 2017. Rio Haryanto mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan melakukan latihan fisik di pusat kebugaran dan menjaga konsentrasi di lintasan Sirkuit Sentul.

“Sebelum berangkat ke Jepang, saya selalu menjaga kebugaran fisik termasuk memperkuat otot-otot leher, tangan, hingga kaki,” jelas Rio.

Test di Suzuka nanti akan menjadi bagian dari evaluasi program balap untuk musim depan. Terima kasih kepada Honda  yang telah memberikan kesempatan ini,” sambung Rio yang akan menajajal Tim Honda dengan mesin HR-417E.

Rio mengaku senang bisa kembali melintasi sirkuit dengan mobil Single Seater pada ajang yang telah tenar di Jepang tersebut.

“Senang rasanya bisa kembali memacu mobil balap di lintasan. Kecepatan mobil Super Formula tidak jauh beda dengan mobil Formula 2 sehingga keduanya menjadi pilihan sejumlah pembalap sebelum berlaga di Formula 1,” kata Rio.

Rio sebelum keberangkatannya akan menjalani tes di tim Honda bersama pembalap Jepang Hiroki Ohtsu.

Baca Juga : Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023

Pencapaian Pembalap AHRT Gerry Salim 2017

Pencapaian Pembalap AHRT Gerry Salim 2017

Pencapaian Pembalap AHRT Gerry Salim 2017 – Gerry Salim, Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), mendapat penghargaan kategori Internasional Achievement (FIM) dari Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) di Crowne Plaza Hotel, Jakarta, pada tertengahan Desember lalu. Gerry diapresiasi karena prestasinya yang mengibarkan bendera Merah Putih di kancah internasional.

Gerry sukses menjadi juara Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 pada awal Desember 2017. Ini didapat setelah dia finish di posisi ke-tiga di seri Thailand.  Pada balapan yang di adakan di Chang International Circuit, Buriram, Sabtu (2/12/2017), Gerry mengumpulkan total 199 poin dan unggul 31 poin. Dengan mengantarkan gelar juara RRC 2017 kelas AP250 menjadi milik Indonesia. Sebelumnya, Jepang jadi juara di 2015 dan Thailand di 2016.

“Saya sangat senang mendapat penghargaan ini. Tahun lalu dapat penghargaan nasional dan Internasional. Tahun ini hanya internasional saja, ya bagi saya ini semakin memacu untuk tetap mempertahankan IMI Award ini,” kata Gerry.

Menatap tahun 2018, Gerry memiliki impian yang ingin diwujudkannya pada tahun depan. Dia berharap bisa balapan di Eropa.

“Tahun depan harapan saya bisa gabung dibalapan Eropa dan bisa mempertahankan juara. Saya juga lebih memilih di CEV Repsol karena jenjangnya bisa langsung ke MotoGP kelas moto 2,” Harap Gerry.

Gerry sendiri mengakui lebih suka membalap dengan motor bertenaga 600cc. Karena menurutnya 600cc lebih menantang dan rintangannya lebih sulit.

Sementara itu, Leo Wijaya, Direktur PT. Indako Trading Co. memberi apresiasi yang tinggi kepada pembalap bertalenta luar biasa ini, yang telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia. Tentunya keberhasilan Gerry Salim memacu pihaknya untuk terus berupaya mendukung PT. Astra Honda Motor mempersiapkan generasi milenial di berbagai kegiatan nasional maupun internasional.

Baca Juga : Persiapan Tour de Indonesia 2018