Alasan Arema FC Datangkan Alfin Tuasalamony

Alasan Arema FC Datangkan Alfin Tuasalamony – Arema FC memiliki alasan untuk mendatangkan Alfin Tuasalamony. Eks pasukan Sriwijaya FC ini didatangkan oleh manajemen Arema untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Syaiful Indra Cahya.

Baca juga : Pemain Futsal Indonesia Ardiansyah Runtuboy

“Sejak Syaiful sudah dipastikan tidak lagi bersama dengan kami, kami pun mulai mencari pengganti yagn isa mengisi posisinya,” ujar General Mager Arema FC, Ruddy Widodo.

“Tentu saja, dalam mencari sosok penggantinya, kami tetap mencari pemain yang memiliki posisi yang sama,” imbuhnya.

Dan menurut Ruddy, Alfin bukanlah sosok baru bagi Arema. Alasannya, Alfin merupakan alumnus SAD Uruguay, karena itu ada kedekatan antara pemain yang berusia 25 tahun itu dengan Arema.

“Saat itu kami sempat mendapatkan tawaran untuk merekrut dirinya. Tetapi karena saat itu usianya masih muda, kami tidak jadi merekrutnya. Dan saat ini kami sedang mmmbutuhkan sosok pemain dengan posisi di bagian fullback kanan,jadi kami putuskan untuk meminangnya,” ujarnya.

Bagi Arema, Alfin menjadi pemain lokal kedua yang mereka datangkan. Arema telah resmi memperkenalkan Hamka Hamzah sebelum memperkenalkan Alfin di lapangan Universitas Muhammadiyah Malang, hari Jumat (13/07/18) sore.

Yang uniknya, Alfin dan Hamka sama – sama membela Sriwijaya FC di paruh musim pertama Liga 1 yang lalu. Kedua pemain ini juga sama – sama masih di dalam daftar pemain yang dicoret oleh pihak manajemen menjelang putaran pertama selesai.

Ruddy juga mengatakan kalau kelebihan Alfin yang membuat manajemen memilih mendatangkan ALfin. Pemain yang berasal dari Tulehu itu dinilai memiliki kemampuan bermain di posisi manapun.

“Ia bisa kami mainkan di fullback kanan maupun kiri. Dan selain itu ia juga bisa dimainkan sebagai winger baik di kanan ataupun di kiri,” pungkas Ruddy.

Timnas Indonesia Siap Hadapi Timnas Malaysia Di Semifinal Piala AFF U19

Timnas  U19 Indonesia – Timnas Mudah Indonesia kali ini akan menghadapi musuh bubuyutannya di Piala AFF U19 pada babak semifinal yang akan berlangsung pada hari Kamis, (12/7/2018) pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Delta. Meskipun di pertandingan sebelumnya Timnas Mudah berhasil tahluk dengan skor tipis 1-2 saat berhadapan dengan Thailand. Namun kali ini para pemain mudah Timnas Indonesia akan berusaha semaksimal mungkimn untuk merebut kemenangan yang akan membawa mereka menuju ke babak tertinggi, yaitu final Piala AFF U-19.

Baca juga: Daftar Harga Tiket Asian Games 2018

Timnas U-19 Indonesia yang berpredikat tuan rumah datang dengan status runner-up Grup A. Tampil di grup neraka, Garuda Nusantara membawa rapor empat kemenangan dan sekali kalah. Satu-satunya kekalahan Indonesia didapat dari juara bertahan Thailand, Senin (9/7/2018).

Di lain pihak, Malaysia datang dengan capaian sebagai juara Grup B. Skuat asuhan Bojan Hodak memiliki rapor tak terkalahkan di fase grup. Mereka tiga kali memenangkan pertandingan dan hanya menelan satu hasil imbang.

“Kami ingin meraih kemenangan apalagi bermain di kandang sendiri. Doa dan dukungan masyarakat Indonesia kami butuhkan agar kami lolos ke final,” tutur pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri seperti dikutip laman resmi PSSI.

Duel ini menjadi pertemuan perdana kedua tim setelah pada Kualifikasi Piala Asia U-18 tahun lalu. Saat itu, Indonesia yang diisi komposisi pemain tak jauh berbeda dari sekarang takluk 1-4 dari sang tetangga.

“Kami akan bermain tanpa beban, beban itu justru di Indonesia. Kami hanya akan bermain dengan gaya kami,” ujar pelatih Malaysia, Bojan Hodak.

Dalam kompetisi Piala AFF U-19 sendiri, kedua negara juga sempat bertemu, namun laga ini sudah terjadi sejak tahun 2013 lalu. Kala itu Garuda Nusantara yang masih diperkuat pemain-pemain lama macam Evan Dimas bermain imbang 1-1 kontra Malaysia di fase grup.

Tetapi saat ini skuat mudah Timnas U-19 telah kedatangan salah satu pemain tajamnya yaitu, Egy Maulana Vikri. Pemain gelandang tim asal Polandia, Lechia Gdansk akhirnya tiba di Indonesia pada hari Selasa malam sekitar pukul 21.00 WIB.Beruntung Egy sempat berlatih dan bergabung bersama dengan rekan tim lainnya untuk menghadapi skuat U19 Malaysia di babak semifinal nantinya.

Irfam Bachdim Berikan Motivasi Kepada Rekan Satu Timnya

Irfam Bachdim – Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Irfam Bachdim saat ini baru saja pulang dari Belanda untuk menjalani terapi. Penyerang tim liga Indonesia, Bali United ini telah kembali bergabung bersama dengan timnya di Stadion Gelora Trisakti Legian pada haris Senin 9 Juli 2018 pagi lalui. Ia di belanda menjalani beberapa terapi untuk memulihkan cedernya di pergelangan kaki.

Baca juga: Asian Games 2018, Paralayang Indonesia Menargertkan Rebut 2 Medali Emas

Menurut dokter Bali United, I Wayan Ade Purnabaya, Bachdim telah menjalani terapi cedera hampir dua bulan sejak cedera yang dialami kontra Arema FC pada pekan kesembilan Liga 1 Indonesia di Stadion Dipta Gianyar, 18 Mei 2018.

Namun saat ini kondisi pemain andalan Bali United itu telah mengalami kemajuan 70 persen menuju kesembuhan dari cedera yang di alaminya itu. Meskipun demikian, ia tetap masih tak dapat di libatkan dalam pertandingan Bali United kontra PSM Masar nantinya di Stadion Dipta Gianyar pada hari Rabu (11/7/2018) mendatang.

Tak bisa bermain, Bachdim tetap hadir mengikuti latihan untuk memberikan motivasi kepada rekan setim. Dia meminta rekannya berjuang merebut kemenangan agar kembali ke papan atas. Saat ini Bali United menempati posisi ke-13 klasemen sementara. Kekalahan dari Persebaya Surabaya membuat runner-up Liga 1 2017 ini mendekati jurang degradasi.

“Semoga besok menang lagi supaya bisa kembali ke papan atas. Jarak poin masih dekat,” ujar Bachdim. Dia menyandari, PSM yang kini ada di peringkat kedua merupakan lawan yang sulit. Namun, Bali United sudah tahu karakteristik Julu Eja, julukan PSM.

“PSM Makassar bermain bagus, mereka di atas lagi, seperti tahun kemarin. Ya, seperti tahun lalu. Tapi kami sudah tahu karakter PSM Makassar,” ujar Bachdim.

Sementara itu pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, menjelaskan bahwa para pemain sudah tahu karakter permainan PSM Makassar. “Nah, sekarang bagaimana kami memaksimalkan peluang yang ada saat laga besok,” kata Widodo.

5 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Panggilan Luis Milla

5 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Panggilan Luis Milla – Pelatih Timnas Indonesia saat ini, Luis Milla Aspas kini telah lebih dari 1 tahun memberikan pelatihan khusus bagi skuat pemain sepak bola Indonesia, baik U23 maupun Senior. Di setiap laga yang telah di lewati Milla dan anak asuhnya, tak pernah lupa pula bagi Milla memanggil beberapa pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia.

Baca juga: Tiga Ganda Campuran Indonesia Berhasil Lolos Menuju Malaysia Open 2018

Namun di antara ke 15 pemain naturalisasi yang di miliki oleh sepak bola Indonesia. Hanya 5 pemain yang pernah mencicipi didikan dari Milla dan bertanding dengan strategi dari pelatih asal Spanyol ini. Berikut 5 Pemain naturalisasi timnas Indonesia yang pernah di panggil Milla.

1. Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly

Lilipaly sejatinya bukan pemain langganan yang dipanggil Luis Milla. Pemanggilan pertamanya pada laga uji coba timnas Indonesia Juni silam melawan Kamboja dan Puerto Rico. Namun setelah itu praktis tidak ada nama Lilipaly di skuat Milla. Ada kabar yang menyebutkan jika Milla tidak terkesan dengan attitude Lilipaly saat membela timnas maupun saat di Bali yang terlalu tempramental. Namun penampilan mantapnya bersama Bali United akhir-akhir ini membuat diri Lilipaly berpotensi dipanggil kembali pada laga uji coba melawan Thailand U-23.

2. Victor Igbonefo

Victor Igbonefo

Bergabung dengan Persib Bandung tampaknya menjadi berkah tersendiri bagi bek naturalisasi Victor Igbonefo. Setelah beberapa tahun absen, dia akhirnya kembali mendapatkan panggilan untuk memperkuat timnas Indonesia. Bek berdarah Nigeria itu dipanggil Luis Milla Aspas untuk laga uji coba melawan Islandia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 14 Januari silam. Sayangnya ia tidak bermain lagi di laga itu. Tapi penampilan gemilangnya bersama Persib bisa membuat Milla terkesan untuk kembali memanggilnya.

3. Ilija Spasojevic

Ilija Spasojevic

Sejak dinaturalisasi pada awal November silam, Spasojevic selalu jadi andalan Luis Milla di lini depan. Ia sendiri sudah mencetak tiga gol bersama skuat Garuda. Sayangnya akhir-akhir ini ketajamannya di timnas berkurang. Terbaru saat mentas di Anniversary Cup 2018 di mana ia tidak sekalipun mencetak gol. Penampilannya di level klub juga cukup kesulitan, dan Luis Milla akan mencoba penyerang baru pada uji coba melawan Thailand.

4. Beto Goncalves

Beto Goncalves

Striker naturalisasi asal Brasil, Beto Goncalves, resmi dipanggil ke skuat timnas Indonesia untuk laga uji coba menghadapi Thailand pada 31 Mei dan 3 Juni mendatang. Melalui Twitter resmi klub, manajemen Sriwijaya FC mengumumkan tiga pemainnya akan berjuang membela Timnas Indonesia pada laga persahabatan melawan Thailand. Satu di antaranya adalah Beto Goncalves.

Nama Beto memang sudah sempat disebut akan menghiasi persiapan Timnas Indonesia jelang Asian Games 2018 dan Piala AFF 2018. Keputusan ini diambil seiring dengan performa lini depan Garuda yang tidak memuaskan di turnamen PSSI Anniversary Cup 2018.

5. Ezra Walian

 Ezra Walian

Ezra Walian yang memulai kariernya di tim junior HFC Haarleem pada 2005, bermain untuk timnas U-23 pada Maret 2017 saat uji coba melawan Myanmar. Setelah itu namanya juga masuk di ajang SEA Games 2017 di Malaysia. Namun penampilan tidak begitu gemilang di klub hingga membuatnya Milla tak tertarik dengannya. Saat ini Ezra Walian bermain untuk Almere City FC.

Terakhir kali dia dipanggil memperkuat timnas U-23 Indonesia saat berlaga melawan timnas U-23 Singapura pada Maret 2018. Sayangnya di laga itu penampilannya kurang oke. Alhasil ia sudah tak dipanggil Luis Milla pada PSSI Anniversary Cup 2018.

Fokus Dalam Pertandingan, Evan Dimas Belum Ambil Keputusan Kedepan Berasama Selangor FA

Fokus Dalam Pertandingan, Evan Dimas Belum Ambil Keputusan Kedepan Berasama Selangor FA – Dengan permainan epiknya, Mantan kapten Timnas U19 ini menjadi salah satu bintang lapangan hijau terkenal yang bermain di salah satu liga di Malaysia. Namun kini pemain mudah yang berasal dari Indonesia, Evan Dimas masih belum mengambil keputusannya masa depannya bersama tim liga Malaysia, Selangor FA.

Baca juga: 

Meski Kalah, Luis Milla Tetap Puji Para Debutan Timnas Indonesia

Victor Igbonefo Senang Di Panggil Kembali Untuk Membela Timnas Indonesia

Evan Dimas yang sebelumnya bermain bersama Bhayangkara FC, namun ia memutuskan untuk pindah tim sepak bola menuju Liga Super Malaysia. Selangor FA menjadi tim yang di pilihanya, Evan sendiri bergabung dengan Selangor FA sejak awal musin 2018 lalu. Mantan pemain Liga Indonesia itu menandatangani kontraknya bersama Selangor FA hanya selama satu tahun.

Sebelumnya terdengar kabar bahwa Selangor FA akan melakukan pengevaluasian para pemain asing yang ada di dalam tim. Salah satunya merupakan pemain muda Indonesia, Evan Dimas yang merupakan pemain asing di Malaysia. Saat ini Liga Super Malaysia telah memasuki pertengahan musim. Namun tim yang di belah oleh Evan Dimas itu masi berada di posisi pertengahan klasemen.

Selain itu, pelatih anyar Selangor FA, Nazliami Nasir, kini juga mengaku akan melakukan perombakan tim dalam waktu dekat ini. Menanggapi dari penagkuan sang pelatihnya itu. Evan masi mengaku santai dan ia hanya ingin fokus dalam pertandingan dan memberikan permainan terbaik bagi tim yang di belahnya sekarang ini, Selangor FA.

Fokus Dalam Pertandingan

“Belum pasti, saya mau fokus di setiap pertandingan pada musim ini terlebih dahulu,” kata Evan Dimas.

“Jika kami berpikir terlalu jauh, nanti kami tidak fokus saat berhadapan dengan pertandingan-pertandingan di depan,” ucap mantan pemain Bhayangkara FC itu.

Selama bersama Selangor FA, Evan telah mengikuti 11 pertandingan, dan dari pertandingan yang di ikutinya, Evan berhasil mencetak 2 gol.

“Saya bertekad untuk terus berusaha memperbaiki prestasi diri dan memberikan permainan terbaik kepada Selangor FA.” ujar Evan Dimas.

Kompetisi Liga Super Malaysia memang masih menyisahkan banyak pertandingan. Saat ini, Selangor FA bertengger di peringkat kedelapan dengan baru mengemas 18 poin dari 14 pertandingan.

Tim berjulukan Gergasi Merah itu tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen sementara, yakni Johor Darul Takzim. Terdekat, Selangor FA akan menjamu Perak dalam laga lanjutan Malaysia Super League di Stadion Shah Alam, Selangor, Selasa (19/6/2018).