Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja 4-0 di Piala AFF

Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja 4-0 di Piala AFF – Timnas Indonesia U-16 mengalahkan Kamboja U-16 dengan skor 4-0 pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (6/8) malam.

Baca juga : Harapan Diah Rahayu Terhadap Olahraga Selancar di Indonesia

Indonesia pun memenuhi ambisi untuk menyapu bersih kemenangan dalam pertandingan di fase grup.

Tim Merah Putih yang tampil dengan formasi 4-3-3. Menjalani laga terakhir, pelatih Fakhri Husaini melakukan rotasi pemain. Ahludz Dzikri, Kartika Vedhayanto, Muhammad Reza, Muhammad Salman Alfarid, Muhammad Talaohu mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama.

Seperti pada 4 laga sebelumnya, dominasi tuan rumah cukup terasa di laga kali ini. Untuk menghadapi penguasaan bola Timnas Indonesia U-16, anak asuh Lee Tae Hoon memperagakan permainan keras di awal laga.

Menit ke-11 Rendy Juliansyah membuat Indonesia memimpin 1-0 setelah memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Bagus Kahfi yang tak mampu diamankan dengan sempurna oleh kiper Laos Kong Pheaktra.

Memasuki menit ke-21 Rendy Juliansyah berhasil mengirim bola kepada Bagus. Kali ini pencetak gol terbanyak di Timnas Indonesia U-16 itu berhasil melewati penjagaan lawan sebelum mengkonversi peluang dan membuat skor berubah menjadi 2-0.

Selepas keunggulan 2 gol, Bagus dan kawan-kawan mampu mengendalikan tempo permainan dan tetap menghasilkan peluang.

Timnas Indonesia

Bola kembali bersarang di gawang Laos pada menit ke-34. Diawali pergerakan individu Hamsa Lestaluhu, bola kemudian dikirim Hamsa lewat umpan tarik. Bagus yang menerima umpan melesakkan gol kedua di laga ini.

Ketika babak pertama baru berjalan dua menit, Timnas Indonesia mendapat penalti karena Pheaktra melanggar Bagus. Tanpa kesalahan Bagus mencetak gol dari titik putih untuk membawa Indonesia memimpin 4-0.

Pada menit ke-46 Kamboja mendapat peluang lewat situasi bola mati, tetapi sundulan Chhim Pichponloeu justru membuat bola tak mengarah ke gawang yang dijaga Risky Sudirman.

Setelah tertinggal empat gol Kamboja mendapat beberapa kesempatan untuk menyerang, tetapi lini belakang Timnas Indonesia masih cukup tangguh untuk membentengi pertahanan dari upaya Kamboja .

Menit ke-59 Sutan Zico gagal mengeksekusi peluang dengan sempurna. Mendapat bola di luar kotak penalti, Zico sempat melakukan sentuhan dan melepaskan tembakan yang masih melebar dari target.

Disaksikan lebih dari 15 ribu penonton di tribune stadion, Timnas Indonesia U-16 terus berupaya mencetak gol tambahan dengan menguasai bola. Namun di sisa laga Indonesia gagal menembus pertahanan Kamboja yang lebih rapat.

Menit ke-72 Yadi Mulyadi mencoba melakukan aksi individu yang berakhir dengan tembakan yang berhasil dihentikan Pheaktra. Sesaat kemudian giliran Kartika Vedhayanto yang gagal memaksimalkan peluang, ketika sundulannya membuat bola melampaui mistar gawang Kamboja.

Di pengujung laga Fajar Fathur Rahman memiliki peluang melalui tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang masih mampu diblok kiper Kamboja.

Skor 4-0 menjadi hasil akhir pertandingan yang semakin memperkokoh posisi Indonesia U-16 di puncak klasemen akhir Grup A Piala AFF U-16 2018 dengan 15 poin.

Pada babak semifinal, Indonesia akan menghadapi runner up Grup B yang diperebutkan Laos dan Malaysia.

Timnas Indonesia Sukses Menang 3-0 Atas Timor Leste di Piala AFF

Timnas Indonesia Sukses Menang 3-0 Atas Timor Leste di Piala AFF – Timnas Indonesia U-16 berhasil menang 3-0 atas Timor Leste di laga keempat Grup A Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, hari Sabtu (4/8).

Baca juga : Atlet Asian Games Akan Mendapatkan Uang Saku Rp 1 Juta per Hari

Timnas Indonesia U-16 langsung menyerang Timor Leste dari menit-menit awal. Hanya saja, diprediksi akan menang mudah tim asuhan Fakhri Husaini malah kesulitan mencetak gol di babak pertama.

Tuan rumah mempunyai sejumlah peluang emas, tapi tak ada yang berbuah gol. Salah satunya adalah upaya dari Komang Teguh di menit-menit awal saat tendangannya membentur kepala pemain Timor Leste. Selain itu, Bagus Kahfi juga mendapat kesempatan pada menit ke-14 yang hampir berbuah gol. Sayang, tendangan bagus masih bisa diblok oleh kiper Timor Leste.

Tiga menit kemudian Bagus masih belum bisa memanfaatkan peluang gol di depan mata saat kiper Timor Leste Marcio Dores tak berada di posisinya. Sundulan Bagus di depan gawang yang kosong itu masih di atas mistar gawang Timor Leste.

Timnas Indonesia sebenarnya bisa saja unggul 1-0 saat di babak pertama. Hanya saja, bola tendangan bebas Kartika Vedhayanto yang sudah melewati garis gawang Timor Leste tak disahkan oleh wasit. Bola itu lebih dulu membentur mistar sebelum jatuh di dalam gawang lawan. Peluang itu terjadi sebelum kesempatan gol dari Bagus.

David Maulana dan kawan-kawan juga memiliki kesempatan melalui Supriadi. Tapi tendangan kaki kiri Supriadi menit ke-32 masih menyamping di sisi kiri gawang Timor Leste. Babak pertama pun berakhir imbang dengan skor 0-0.

Timnas Indonesia Sukses

Timnas Indonesia U-16 tak ingin membuang peluang untuk mencetak gol dan memenangi pertandingan. Di menit ke-46 tendangan Andre masih melayang tipis di atas mistar gawang Timor Leste.

Usaha Timnas Indonesia U-16 dalam menggempur pertahanan Timor Leste akhirnya berbuah gol. Umpan M Salman Alfarid dari sisi kiri berhasil disontek Bagus untuk membawa Timnas Indonesia unggul 1-0 di menit ke-49.

Pada menit ke-61 Timor Leste sempat memberikan sinyal bahaya untuk Timnas Indonesia. Tapi penyelesaian akhir tim lawan yang buruk tak membuat jaring gawang Timnas Indonesia bergetar.

Timnas Indonesia sebenarnya bisa saja menambah keunggulan pada menit ke-65. Tapi sontekan Supriadi setelah menerima umpan dari sisi kanan hanya membentur tiang kiri gawang Timor Leste.

Skuat Garuda Muda akhirnya menjauh dengan keunggulan 2-0 usai pemain pengganti, Sutan Zico, mencetak gol pada menit ke-72. Setelah menerima umpan Bagus dari sisi kanan, Sutan mennembakkan bola dengan kaki kanannya yang tak bisa diantisipasi kiper Marcio Dores.

Timnas Indonesia mencetak gol ketiganya pada menit ke-80+2 melalui Bagus Kahfi. Gol tercipta setelah bola tendangan Bagus melewati sela-sela kaki kiper Timor Leste usai memanfaatkan umpan Andre Cobra.

Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia U-16 lolos ke semifinal Piala AFF U-16 2018 dan tetap berada di puncak klasemen Grup A dengan torehan 12 poin hasil dari empat kemenangan. Pada pertandingan berikutnya Timnas Indonesia akan menghadapi kamboja di laga terakhir, hari Senin (6/8/18).

Pelatih Tegaskan Kalau Egy Belum Siap Membela Lechia Gdansk

Pelatih Tegaskan Kalau Egy Belum Siap Membela Lechia Gdansk – Sang pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec memastikan Egy Maulana tak akan tampil i tim utama klub itu dalam waktu dekat ini karena masih memerlukan adaptasi.

Baca juga : Timnas Indonesia Akan Melawan Taiwan di Laga Perdana Asian Games

Lechia Gdansk telah bemrain 2 kali di kompetisi sepak bola level tertinggi di Polandia., Ekstraklasa. Dalam pertandingan menghadapi Jagiellonia Bialystok dan Slask Wroclaw, Egy tak ada dalam daftar susunan pemain.

Stokowiec menilai kalau pemain Timnas Indonesia U-19 tersebut masih menjalani proses adaptasi fisik, permainan, hingga budaya.

‘Saat kami menjalani masa pramusim, Egy menjalani 2 pertandingan di Indonesia. Dia tak mengikuti proses latihan bersama kami, dia memulihkan kondisi.’

‘Dia adalah pemain muda yang sedang berusaha masuk dalam lingkungan baru. Ingat, dia belum pernah bermain di level senior,’ ucap pelatih 46 tahun itu seperti dikutip dari Dziennik Balticki.

Stokowiec yang mengaku paham akan kemampuan Egy tak akan tergesa-gesa memasukkan pemain asal Sumatera Utara tersebut ke tim senior. Secara perlahan Stokowiec akan memperkenalkan karakter sepak bola Eropa dengan memainkan Egy di tim kedua Lechia Gdansk.

‘Saya tak akan mengatakan secara pasti berapa lama. Egy masih berkembang, dia masih beradaptasi,’ terang Stokowiec.

‘Dia pulang ke Indonesia, bertemu saudaranya dan kembali dengan senyuman. Itu adalah hal yang normal karena dia masih muda. Dia memiliki potensi, kami akan mencoba mengembangkannya dan menggunakan potensi itu,’ imbuhnya.

Kini Lechia Gdansk berada di peringkat kedua klasemen dengan mengoleksi 4 poin dari 2 laga.

Setelah menang 1-0 atas Jagiellonia Bialystok, kesebelasan yang mempunyai warna kebesaran hijau putih itu bermain imbang 1-1 dengan Slask Wroclaw di pertandingan kedua yang berlangsung hari Sabtu (28/7) dini hari.

Djadjang Nurdjaman Akan Tuntut Kompensasi Usai Dipecat PSMS

Djadjang Nurdjaman Akan Tuntut Kompensasi Usai Dipecat PSMS – Pelatih PSMS Medan di ajang Liga 1 2018, Djadjang Nurdjaman resmi dipecat dari posisinya. Mantan pelatih klub Persib Bandung itu akan menuntut kompensasi sisa gajinya karena pemecatan itu dilakukan secara sepihak.

Baca juga : Atlet Paling Legendaris Di Indonesia

Pelatih yang akrab dipanggil Djanur itu mengatakan kalau ia masih ada waktu empat bulan lagi sesuai masa kontraknya yang berdurasi 1 musim di klub Ayam Kinantan.

“Tentu saja saya akan pertanyakan masalah itu (terkait kompensasi sisa gaji usai dipecat oleh klub) ke manajemen,” tanda Djanur.

Pelatih yang berusia 53 tahun itu merasa tak mendapatkan peringatan dari pihak manajemen sebelum dirinya dipecat. Walaupun demikian, Djadjang telah menyadari tanda – tanda kalau dirinya akan dipecat dengan dibuat tak nyaman melatih klub itu.

“Sebelum pemecatan saya, asisten saya telah dipecat terlebih dahulu. Walaupun saya kenal dengannya, tetapi agak aneh juga karena klub merekrut asisten baru tanpa berdiskusi dahulu dengan saya sebgai pelatih.”

Djanur juga mengungkap alasan manajemen memecar dirinya dari kursi kepelatihan. Pertimbangan pemecatannya adalah peringkat PSMS yang kini tidak bagus di klasemen sementara Liga 1 2018. Tim yang memiliki markas di Stadion teladan itu untuk saat ini memang ada di peringkat paling bawah klasemen sementara.

Padahal Djanur yakin kalau dirinya masih sanggup mengeluarkan PSMS dari zona degradasi jka ia diberikan kesempatan sampai kontraknya yang berdurasi selama satu musim itu selesai.

Pelatih yang sudah pernah membawa Persib menjadi juara Liga Super Indoensia 2014 itu bahkan pernah memberikan usul beberpaa perubahan susunan pemain sebelum memasuki paruh kedua musim ini. tetapi ia mengatakan dirinya tidak mendapat respon sama sekali dari pihak manajemen.

Dua Striker Naturalisasi akan Didatangkan Persib Bandung

Dua Striker Naturalisasi akan Didatangkan Persib Bandung – Pemain naturalisasi, Ezra Walian, yang saat ini sedang bermain di Belanda bersama klub Almere City semakin santer dikabarkan akan bergabung dengan Persib Bandung.

Persib Bandung memiliki niatan untuk mendatangkan pemain berdarah Belanda itu. Tetapi bagi Persib Bandung, mendatangkan Ezra Walian bukanla hal yang mudah. Itu karena Ezra masih terikat kontrak dengan klub sepakbola kasta kedua di Liga Belanda, Almere City hinga tahun 2019.

Baca juga : 5 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Panggilan Luis Milla

Walaupun demikian, manajer Ezra Walian, Wide Putra Ananda, mengatakan Ezra merasa senang dikaitkan dengan klub sepakbola sebesar Persib.

Ia tidak menutup kemungkinan kalau Ezra akan bisa merapat ke Persib Bandung kalau benar – benar ada twaran serius dari klub Maung Bandung tersebut.

“Ezra masih terikat kontrak 1 tahun di Almere FC. Ia menghormati kontraknya di Almere,” ujar manajer Ezra, Wide Putra.

Wide pun menan=mbahkan kalau pihaknya belum mendapat tawaran dari Persib.

Penyerang Naturalisasi itu hingga kini masih memiliki keinginan untuk berkarier di luar negeri.

“Kita semua tiak pernah tahu seperti apa ke depannya. Hingga saat ini Ezra masih berusaha untuk menimba ilmu di Eropa sebanyak – banyaknya dan mennjalani kontraknya di Aimere,” tandas Wide

Nama Striker klub Sriwijaya FC, Esteban Vizcarra juga sedang dikait-kaitkan dengan Persib Bandung menjelang dibukanya bursa transfer pemain kompetisi Liga 1 musim 2018 putaran ke 2.

Berita akan hengkangnya pemain naturalisasi itu pun semakin menguat karena adanya permasalahan internal dalam Sriwijaya FC yang berimbas kepada gaji pemain yang tertunggak .

Mantan pemain klub Arema FC itu diberitakan ingin hengkang dari klub Sriwijaya FC. Dan Persib Bandung dikabarkan menjadi tujuan selanjutnya.

Sebetulnya Vicazara sudah pernah dikaitkan dengan maung Bandung.

Di bursa transfer pemain Liga 1 putaran pertama, Vizcarra sempat dikabarkan hanya tinggal selangkah lagi untuk bergabung ke Persib Bandung. Tetapi sang pemain memilih untuk berlabuh ke Sriwijaya FC.

Dan kini kesempatan Vizcarra untuk bergabung bersama Persib kembali terbuka. Bisa jadi juga Gornez akan tertarik menggnakan jasa Vizcarra yang masih tajam di lini belakang.