Sriwijaya FC Jalani Tes Kesehatan Sesuai Aturan FIFA

Sriwijaya FC Jalani Tes Kesehatan Sesuai Aturan FIFA – Klub asal kota Palembang, Sriwijaya dikabarkan telah menjalani rangkaian tes kesehatan untuk seluruh pemainnya yang akan berlaga di Liga 1 Indonesia sesuai dengan standart baru dari organisasi tertinggi FIFA. Melalui pihak penyelenggara Liga 1 Indonesia yakni PT Liga Indonesia Baru telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh kontestan yang akan berlaga di Liga 1 dan wajib menyelesaikan tes tersebut sebelum 10 hari digelarnya liga.

Manajemen dari Sriwijaya FC juga menyatakan sipa untuk memenuhi semua persyaratan yang diajukan oleh FIFA maupun dari PT Liga Indonesia Baru. Dan pihak dari dari klub arahan Rahmad darmawan ini bahkan telah sudah merampungkan tes tersebut sebelum digelarnya Piala Presiden 2018 yang baru selesai dihelat. Tes kesehatan ini merupakan salah satu tes yang paling penting dan paling utama yang diterapkan oleh FIFA karena ini juga akan menjadi klub kebanggaan kota Palembang ini menjadi klub profesional dan juga bisa menjadi yang terbaik di Asia.

“Kami sudah merampungkan tes kesehatan ini jauh-jauh haru sebelum digelar Piala Presiden 2018, karena ini merupakan salah satu sistem yang sangat bagus demi untuk perkembangan sepakbola tanah air” ujar Presiden Klub Dodi Reza. Bukan hanya itu, CEO dari Sriwijaya FC ini juga menambahkan bahwa timnya menargetkan dimusim kompetisi 2018/2019 untuk menjadi juara Liga 1 dan juga Piala Indonesia.

Selain itu, setiap klub tentu membutuhkan data medis yang akurat bagi setiap pemainnya guna mengetahui kondisi fisik dari para pemainnya sebelum memberikan kontrak baru ataupun perpanjangan kontrak, walaupun sang pemain tersebut merupakan pemain bintang. Disisi lain, Dr. EL Amin selaku ketua tim kesehatan dari Sriwijaya FC juga menambahkan bahwa setipa pemian akan dicek seluruh kesehatan tubuhnya seperti pemeriksaan urine, cek darah, fisik, thorax dan MRI.

Untuk pemeriksaan MRI sendiri tentukan lebih diprioritaskan bagi pemain-pemian yang memiliki masalah kebugaran ataupun adanya cedera kambuhanyang suad menjadi riwayat sang pemain sebelum bergabung dengan tim. Sistem ini juga dilakukan oleh klub-klub top dunia lainnya sebelum mereka menyodorkan kontrak bagi pemain yang baru saja didatangkan.