Pembagian Pendapatan Penjualan Hak Siar Liga 1

Pembagian Pendapatan Penjualan Hak Siar Liga 1

Pembagian Pendapatan Penjualan Hak Siar Liga 1PT. Liga Indonesia Baru (LIB) tidak akan menerapkan sistem pemberian hadiah uang tunai bagi klub yang keluar sebagai juara Liga 1.

Sebanyak 18 klub peserta Liga 1 musim lalu berhak menerima pembagian pendapatan penjualan hak siar kompetisi. Besaran dana yang diterima oleh klub berdasarkan hasil rating pertandingan  yang ditayangkan televisi pemegang hak sial kompetisi.

Itu artinya, tim yang keluar sebagai juara belum tentu kebagian jatah lebih besar dalam pembagian dana subsidi tersebut.

Tentang pembagian hak siar, menurut CEO PT. LIB Risha Adi Wijaya mengatakan, mereka berencana membahasnya bersama klub dalam waktu dekat.

“Besar kemungkinan di pekan-pekan awal januari kami akan melakukan pertemuan dengan klub-klub untuk membahas pembagian hak siar ini secara detail. Termasuk mengumukan klub mana saja yang posisinya berada paling atas dalam urusan rating dan klub mana yang ratingnya paling rendah,” kata Risha, Jumat (29/12/2017).

Berdasarkan informasi, PT. LIB mendapat keuntungan sebesar Rp. 36 milyar dari penjualan hak siar.

Klub yang ratingnya paling tinggi mendapat kebagian 18 persen dari total keuntungan atau sebesar Rp. 6,4 milyar. Sementara tim yang ratingnya paling rendah hanya mendapatkan satu persen dari total keuntungan yaitu sebesar Rp. 360 juta.

Namun sampai saat ini, pihak operator belum merilis data terbaru tentang klub yang berada diposisi teratas untuk urusan rating tertinggi dalam setiap pertandingan yang disiarkan televisi.