Lima Cabang Olahraga yang Menjadi Andalan Indonesia di Asian Games 2018

Lima Cabang Olahraga yang Menjadi Andalan Indonesia di Asian Games 2018 – Tidak lama lagi Asian Games 2018 akan di gelar. Erick Thohir sebagai Ketua Komite Penyelengara Asian Games Indoesia (INASGOC) mengatakan, Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah mengetahui akan ada 36 cabang olahraga yang akan diselenggarakan Indonesia di bulan Agustus nanti.

Baca juga : Fauzan, Juara Dunia Karate yang Mencoba jadi Anggota Satpol PP

Seperti di ajang terdahulu, Indonesia mempunyai cabang olahraga andalan. cabang – cabang olahraga ini menjadi andalan karena sering meraih medali di hampir semua kelas internasional, tak terkecuali di Ajang Asian Games. Inilah lima cabang olahraga yang dimaksud:

1. Bulu Tangkis

Prestasi olahraga bulu tangkis Indonesia memang sudah tak perlu diragukan lagi. Sejak tahun 1962, cabang olahraga andalan Indonesia ini selalu menyumbang banyak medali baik dari nomor tunggal maupun ganda.

Pada Asian Games 2014 di Incheon, Indonesia memperoleh 2 medali emas di nomor ganda pura dan ganda campuran. Greysia Poli dan Nitya Krishinda yang menjadi pelopor kemenangan fantastis itu.

2. Karate

Munculnya bibit – bibit atlet karate potensial pada beberapa waktu terakhir, karate diperkirakan bisa ikut mengharumkan nama bangsa di ajang Asian Games 2018. Apalagi jika melihat track record prestasinya di SEA Games 2017. Pada ajang itu cabang karate berhasil menyumbangkan 3 emas, 3 perak , dan 7 perunggu.

3. Akuatik

Pada cabang olahraga lain Indonesia juga mengandalkan akuatik. Yang membuat cabang olahraga ini istimewa adalah banayaknya medali yang disumbang. Perolehan terbanyak dari cabang ini adalah 25 medali dalam satu ajang olahraga bergengsi. Karena prestasinya itu,, cabang olahraga akuatik dijuluki sebagai penyumbang medali terbanyak.

4. Tenis Lapangan

Cabang olahraga andalan Indonesia yang selanjutnya adalah tenis lapangan. Pada tahun 90-an, Indonesia pernah menjadi sorotan dunia lewat sosok Sri Rahayu Basuki, atau dikenal dengan Yayuk Basuki. Pada masa keemasannya,, “Sang Jaguar Asia” itu diketahui sempat meraih berbagai gelar bergengsi ternasuk di Asian Games 1986, 1990, 1994, dan 1998. Prestasi tenis pun tidak pernah surut. Di berbagai ajang olahraga besar tenis selalu menyumbang paling tidak 2 – 3 medali.

5. Atletik

Pada SEA Games terakhir, atletik berhasil merhaih 12 medali. Lima emas dihasilkan dari berbagai nomor, tetapi jalan cepat 20 kilometer menjadi sangat spesial karena Indonesia berhasil mencatatkan rekor SEA Games melalui Hendro Yap. Karena itu Indonesia semakin percaya diri dengan kampuan yang dimiliki para atletnya di Asian Games 2018.

Indonesia menjadi tuan rumah ajang Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang. Dan Indonesia diharapakn bisa memmanfaatkan momentum seperti tahun 1962. Pada tahun itu Indoneisa menjadi runner up dengan perolehan 77 medali (21 emas, 26 perak, dan 30 perunggu).