Kisah Atlet Asian Para Games

Kisah Atlet Asian Para Games
Asian Para Games adalah ajang olahraga dua tahunan yang diadakan setelah Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) untuk atlet-atlet yang mengalami cacat fisik (difabel). Asian Para Games ini diikuti oleh 11 negara yang terletak di Asia Tenggara yaitu  Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam. Asian Para Games ini dibawah pengawasan Asian Para Sports Federation (APSF).

Maria Goreti Samiyati merupakan atlet para games berprestasi Indonesia. Atlet balap kursi roda ini telah mengharumkan nama bangsa lewat medali emas yang diraihnya.

Dia hadir saat Indonesia Asian Para Games Organizing Committe (Inapgoc) melakukan sosialisasi Asian Para Games 2018 di Cilandak Town Square, Jakarta, Jumat (22/12/2017)

Atlet yang akrap disapa Ami ini akan bertarung pada Asian Para Games 2018 dalam nomor 100 meter, 200 meter dan 400 meter.

Dia patut menjadi contoh lantaran mampu berprestasi meski kakinya telah diamputasi. Perempuan berusia 29 tahun ini menceritakan kisah  dibalik satu kakinya yang telah hilang.

“Saya mengalami kecelakaan kereta, saat itu tahun 2003, saya sedang lari-larian di rel kereta api bersama teman-teman. Lalu saya  mendengar ada yang berteriak awas mbak ada kereta, tiba-tiba saja kereta tersebut lewat, Saya terkena angin dari kereta yang melintas sehingga terpental jauh dan terbanting,”  kenang Ami.

Kejadian tersebut membuat Ami harus kehilangan kakinya, Namun dia tidak berputus asa.

Pada tahun 2014, Ami bergabung dengan National Paralympic Committee (NPC), yang merupakan wadah untuk olahraga bagi penyandang  disabiliras.

Ami pun langsung menyebet tiga emas dalam kejuaraan pertamanya di Solo, Jawa Tengah, tahun 2015. Dia memenangkan nomor 100 meter, 200 meter dan 400 meter.

Pencapaian tersebut yang diharapkan Ami dapat terulang pada Asian Para Games 2018 di Jakarta mendatang.