Informasi Atlet Panahan Indonesia

Informasi Atlet Panahan Indonesia – Belakangan ini cabang olahraga memanah atau sering di sebut dengan panahan mulai di ikuti oleh para wanita yang berasal dari Ibu Kota Indonesia, Jakarta. Namun sayangnya masih banyak yang belum mengetahui siapa saja atlet panahan yang berprestasi dan mengharumkan nama baik bangsa Indonesia.

Baca juga: Team Bulu Tangkis Indonesia Yang Akan DI Tunggu Untuk Kiprah Tahun 2018

Salah satunya wanita atlet panahan Indonesia adalah Dellie Threesyadinda, gadis cantik ini berusia 25 tahun telah memulai memanah sejak ia berumur 7 tahun. Ibunya merupakan mantan atlet panahan yang pernah membawa nama baik Indonesia dengan meraih medali perak pada ajang olimpiade tahun 1988 yang lalu.

Waktu kecil, Dinda sering di ajak ibunya berlatih memanah bersama, dengan seringnya melakukan latihan memanah, lama kelamaan kecintaannya pada olahraga memanah mulai tumbuh.

Seiring bertambahnya usia, minat dinda terhadap dunia memanah kian bertambah. Hal ini membuat sang ibunda memutuskan untuk melatihnya secara langsung agar kelak ia menjadi atlet panahan profesional. Hebatnya, baru 6 bulan sejak mulai berlatih, Dinda langsung ikut kejuaraan memanah pertamanya.

Sekarang, Dinda adalah salah satu atlet panahan wanita terbaik yang telah berhasil menjadi juara pada berbagai ajang kompetisi panahan baik lokal maupun internasional. Pada tahun 2012 silam, Dinda telah berhasil menggondol 2 medali emas. Selain itu, satu tahun kemudian tepatnya pada tahun SEA Games 2013, Dinda berhasil meraih 1 medali emas dan 1 medali perak.

Penghargaan pun datang berturut-turut, salah satunya adalah dari kejuaraan panahan internasional di Inggris.

“memanah itu melatih kesabaran, karena memanah tidak hanya olahraga tapi juga olahrasa. Kalau sedang mood-moodan, memanah akan terasa sulit. Memanah juga membutuhkan fisik yang kuat, karenanya saya rutin ngegym dan lari.” Ujar Dinda kepada wartawan pada jumpa pers Marina Hydro Cool Gel Lotion, tanggal 19-10-2015 lalu.

Diperkirakan ada sekitar 8 orang atlet panahan wanita yang bergabung dalam Pelatnas untuk persiapan menghadapi olimpiade SEA Games, ujar Dinda.

Walaupun hanya sedikit, namun tidak akan ada perbedaan yang mencolok antara pemanah pria dan wanita.
Bedanya hanyalah pada jarak yang digunakan ketika memanah, untuk wanita jaraknya lebih pendek dari pria. Namun hal ini bersifat situasional.

Menjadi atlet panahan berarti harus siap berlatih di luar ruangan walaupun resiko terkena panas terik matahari. Walaupun berlatih panas-panasan, Dinda tetap berusaha mempertahankan pesonanya. Mahasiswi Universitas Airlangga ini rutin melakukan perawatan agar kecantikannya tetap terjaga.

Saya sering menggunakan lotion, apalagi ketika badan terasa gerah. Kalau perawatan kulit sih tidak sering-sering, setidaknya cukup spa dan lulur sekali dalam 2 minggu. Selain itu, mengkonsumsi buah dan sayur-mayur tidak kalah pentingnya bagi kecantikan tubuh dan jangan lupa untuk banyak meminum air putih, Ujar Dinda.