Djadjang Nurdjaman Akan Tuntut Kompensasi Usai Dipecat PSMS

Djadjang Nurdjaman Akan Tuntut Kompensasi Usai Dipecat PSMS – Pelatih PSMS Medan di ajang Liga 1 2018, Djadjang Nurdjaman resmi dipecat dari posisinya. Mantan pelatih klub Persib Bandung itu akan menuntut kompensasi sisa gajinya karena pemecatan itu dilakukan secara sepihak.

Baca juga : Atlet Paling Legendaris Di Indonesia

Pelatih yang akrab dipanggil Djanur itu mengatakan kalau ia masih ada waktu empat bulan lagi sesuai masa kontraknya yang berdurasi 1 musim di klub Ayam Kinantan.

“Tentu saja saya akan pertanyakan masalah itu (terkait kompensasi sisa gaji usai dipecat oleh klub) ke manajemen,” tanda Djanur.

Pelatih yang berusia 53 tahun itu merasa tak mendapatkan peringatan dari pihak manajemen sebelum dirinya dipecat. Walaupun demikian, Djadjang telah menyadari tanda – tanda kalau dirinya akan dipecat dengan dibuat tak nyaman melatih klub itu.

“Sebelum pemecatan saya, asisten saya telah dipecat terlebih dahulu. Walaupun saya kenal dengannya, tetapi agak aneh juga karena klub merekrut asisten baru tanpa berdiskusi dahulu dengan saya sebgai pelatih.”

Djanur juga mengungkap alasan manajemen memecar dirinya dari kursi kepelatihan. Pertimbangan pemecatannya adalah peringkat PSMS yang kini tidak bagus di klasemen sementara Liga 1 2018. Tim yang memiliki markas di Stadion teladan itu untuk saat ini memang ada di peringkat paling bawah klasemen sementara.

Padahal Djanur yakin kalau dirinya masih sanggup mengeluarkan PSMS dari zona degradasi jka ia diberikan kesempatan sampai kontraknya yang berdurasi selama satu musim itu selesai.

Pelatih yang sudah pernah membawa Persib menjadi juara Liga Super Indoensia 2014 itu bahkan pernah memberikan usul beberpaa perubahan susunan pemain sebelum memasuki paruh kedua musim ini. tetapi ia mengatakan dirinya tidak mendapat respon sama sekali dari pihak manajemen.