Atlet Indonesia Yang Sudah Sangat Mendunia



Ade Rai

Atlet Indonesia Yang Sudah Sangat Mendunia

Atlet Indonesia Yang Sudah Sangat Mendunia – Jika kamu bukan termasuk juga orang yang senang memperhatikan perubahan kabar olahraga di Indonesia. Kemungkinan kamu tidak tahu sejauh mana beberapa atlet Indonesia dapat bertumbuh. Walau sebenarnya dari beberapa jenis cabang olahraga, ada banyak nama atlet Indonesia yang sukses mendapatkan prestasi sampai mendunia.

Nah, Untuk kesempatan ini akan kami kenali juga beberapa olahragawan Indonesia yang sukses mendunia. Dengan ini kamu dapat kembali lagi merasai bangganya jadi masyarakat Indonesia. Yuk baca baik-baik di bawah ini.

Susi Susanti

Susi Susanti

Susi Susanti

Wanita namanya komplet Lucia Fransisca Susi Susanti ini adalah bekas pemain bulu tangkis Indonesia. Istri Alan Budi Kusuma ini sukses mendapatkan beberapa jenis kejuaraan badminton selama kariernya serta sukses jadi pemain badminton tunggal putri paling menguasai pada tengah tahun 1990an. Bersama-sama Alan Budikusuma yang waktu itu tetap jadi pacarnya, kedua-duanya dipanggil untuk ‘Pengantin Olimpiade’.

Prestasinya mencakup memenangi kejuaraan All-England pada 1990, 1991, 1993, serta 1994, final World Badminton Grand Prix 5 kali beruntun dari tahun 1990 sampai 1994 serta tahun 1996, dan memenangi IBF World Championships di tahun 1993. Dialah pemain bulu tangkis wanita pertama yang menggenggam gelar Olympic, World Championship serta All-England untuk tunggal putri dengan cara beruntun.

Tidak stop sampai disana saja, Susi Susanti sukses memenangi Japan Open sekitar 3x, Indonesia Open 5 kali, memenangi beberapa seri Grand Prix serta 5 Badminton World Cup. Dia sukses memenangkan Uber Cup di tahun 1994 serta 1996. Karena runtutan prestasinya ini, Susi Susanti dikukuhkan untuk Hall of Fame oleh International Badminton Federation (IBF, saat ini namanya ditukar jadi BWF) di tahun 2004 serta memperoleh Herbert Scheele Trofi di tahun 2002.

Hariyanto Arbi

Hariyanto Arbi

Hariyanto Arbi

Pria kelahiran Kudus di tahun 1972 ini ialah bekas pemain Badminton Indonesia yang sukses mencatatkan prestasinya di arena dunia. Dia sukses memenangi kejuaraan All-England di kelas tunggal putra di tahun 1993 serta 1994, serta kejuaraan IBF (BWF) World Championship di tahun 1995.

Disamping itu, Arbi sukses memenangi Thomas Cup dalam kelas tunggal putra di tahun 1994, 1996, serta 1998. Prestasi individunya yang lain diantaranya Taipei Open di tahun 1993 serta 1994, Japan Open di tahun 1993 serta 1995, Badminton World Cup di tahun 1994, Hong Kong Open di tahun 1995, Korea Open di tahun 1995, Singapore Open di tahun 1997 serta 1999, SEA Games di tahun 1997 serta Asian Games di tahun 1994.

Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Taufik Hidayat adalah salah satunya pemain bulu tangkis pria yang sukses mengukir beberapa prestasi. Dia sukses memenangkan Indonesian Open sekitar 6 kali di tahun 1999, 2000, 2002, 2003, 2004, serta 2006. Taufik Hidayat sukses memenangi Summer Olympics di tahun 2004 untuk kelas tunggal putra, IBF World Championsip di tahun 2005, dan 2x memenangkan Asian Games di tahun 2002 serta 2006.

Di tahun 2012, Taufik Hidayat membangun pusat training badminton yang dinamakan Taufik Hidayat Ajang yang terdapat di Ciracas, Jakarta Tiumr. Tahun 2014, Taufik Hidayat pensiun untuk seorang atlet badminton.

Chris John

Chris John

Chris John

Pria namanya komplet Yohannes Christian John atau yang dekat dipanggil Chris John ini ialah bekas petinju karieronal Indonesia. Semasa 10 tahun, dia sukses menggenggam titel juara kelas bulu serta menjaga gelar itu. Prestasi ini membuat orang kedua dalam riwayat tinju kelas bulu yang sukses menjaga gelar dalam tempo 10 tahun.

Chris John sukses menjaga titel juaranya dalam 18 kali laga kelas bulu. Ini jadi laga kelas bulu paling banyak kedua sesudah Eusebio Pedroza. Disamping itu, Chris John jadi petinju Indonesia keempat yang sukses memenangi titel juara dunia sesudah Ellyas Pical, Nico Thomas serta Muhammad Rachman.

Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto

Di bagian sepakbola, ada Kurniawan Dwi Yulianto yang sukses mendunia. Bekas pemain sepak bola karieronal Indonesia ini bermain di lini penyerang. Dia jadi pemain sepak bola Indonesia yang tampil paling banyak serta cetak gol paling banyak untuk tim nasional Indonesia sesudah Bambang Terakhir.

Dalam kariernya, dia sempat masuk dengan club Sampdoria Primavera serta FC Lucerne. Dia ialah pemain sepak bola Indonesia pertama yang bermain di Intertoto Cup serta sukses cetak gol di pertandingan itu. Dia sempat juga ikut dalam Asian Champions League serta Asian Cup Winner’s Cup.

Ade Rai

Ade Rai

Ade Rai

Di bagian binaraga, ada nama Ade Rai yang sukses mengharumkan nama Indonesia. Pria berdarah Bali dengan nama komplet I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai ini sudah sukses mencatatkan beberapa prestasi nasional serta internasional selama kariernya. Beberapa salah satunya ialah IFBB Indonesian National Championship, 1st Heavyweight & Overall, Best Bodibuilder di tahun 1994, 1996, 1997, 1999, 2000, 2002 serta 2007, ABBF/IFBB Mr. Asia (1995 serta 1998) serta Mr. Asean (1995).

Ade Rai sukses mendapatkan medali emas IFBB Sea Games (1997), Musclemania World 1st Light Heavyweight serta Overall Winner (1996), Superbody World Professional, Overall Winner (2000), serta Musclemania World Professoinal Overall Winner (2000).

Rochy Putiray

Rochy Putiray

Rochy Putiray

Di dunia sepakbola, Rochy Putiray termasuk juga salah satunya olahragawan yang mendunia. Pria kelahiran Ambon, Maluku ini sempat bermain di club Instant-Dict, Kitchee FC, serta South China AA. Saat bermain bersama-sama club Kitchee FC, Rochy turut berlaga menantang AC Milan serta sukses cetak dua gol di laga pertemanan yang dimenangi oleh Kitchee FC itu.

Kecuali di arena team luar negeri, dia sempat juga masuk dengan beberapa team tanah air seperti Arseto Solo, Persija Jakarta, PSM Makassar, Persijatim Solo FC, PSPS Pekanbaru, serta PSS Sleman. Disamping itu, dia sering kali masuk dengan tim nasional Indonesia di tahun 1991, 1987, serta 1981. Di tahun 2012, dia mengawali kariernya untuk pelatih di UNSA sport school.

Baca juga : Atlet Indonesia Yang Lolos Paralimpiade Tokyo 2020

Related Post