Atlet Indonesia Yang Lolos Paralimpiade Tokyo 2020



Atlet Indonesia Yang Lolos Paralimpiade Tokyo 2020

Atlet Indonesia Yang Lolos Paralimpiade Tokyo 2020

Atlet Indonesia Yang Lolos Paralimpiade Tokyo 2020

Atlet Indonesia Yang Lolos Paralimpiade Tokyo 2020 , Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC) meyakinkan dua olahragawan dari cabang banyak atletik, Karisma Evi Tiarani serta Sapto Yoga Purnomo, berhasil ke Paralimpiade Tokyo 2020.

Karisma sukses berubah menjadi juara di jarak 100 meter , putri kelas T63 dengan catatan waktu 14,72 detik. Hasil itu juga sekaligus bikin Karisma membuat rekor dunia baru atas namanya.

“Karisma itu hebat. Ini berubah menjadi hadiah untuk kami ( NPC ). Ya, jelas langsung ( lolos ke Paralimpiade 2020 Tokyo ), dong. Ia bisa memperoleh emas plus pecah rekor. Semoga saja di Paralimpiade Tokyo ia bisa memperoleh emas ,” kata Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun.”

Sesaat Sapto Yoga pun ditegaskan lulus seusai mencapai medali perunggu di nomor lari 100 meter kelas T37 habis menuliskan waktu 11,41 detik. Catatan itu pun bikin Sapto Yoga berubah menjadi pemegang rekor baru di Asia.

Dalam kebijakan penyisihan, olahragawan yang menduduki posisi satu hingga empat di Kejuaraan Dunia automatic mendapat ticket ke Paralimpiade Tokyo 2020.

“Hasil ini sangat pas dengan keinginan. Soalnya dari Asian Games, Karisma langsung digenjot latihan. Sebelumnya di Dubai bahkan juga ia pecahkan rekor pun. Ia saat ini tambah lebih hebat. Yang pasti olahragawan kami menakjubkan. Ada satu tujuan emas yang kami begitu meyakini bisa ( di Paralimpiade Tokyo 2020 ),” ujar Senny.

Dilakukan sebuah konfirmasi terpisah, pelatih nasional atletik Indonesia Selamet Widodo mengatakan masih ada kesempatan buat melepaskan olahragawan lain ke Paralimpiade 2020 Tokyo. Mereka yaitu Elvin Elhudia Sesa, Putri Aulia, Nur Ferry Pradana, serta Bagus Saktiyono.

“Mereka yang ditarget lulus namun waktu ini kami belum dapat tegaskan peringkat mereka di urutan berapakah. Yang yakin lulus dua itu  ( Karisma dan Sapto Yoga ) sama nantikan hasil dari Elvin Sesa,” kata Selamet.

Indonesia Targetkan Lebih Satu Emas Di Olimpiade 2020

National Olympic Committee (NOC) Indonesia target kan lebih satu medali emas pada Olimpiade 2020 di Tokyo. Indonesia berkemauan mempunyai perolehan yang lebih bagus dibanding dengan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, waktu tampil di Olimpiade tahun kedepan.

Di Olimpiade 2016, Team Merah Putih cuma dapat bawa pulang satu emas melalui cabang olahraga badminton nomor ganda kombinasi, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Dalam pertemuan wartawan informasi CdM Tim Indonesia di Olimpiade 2020, Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengharap Team Merah Putih bawa pulang lebih satu medali emas.

“Untuk sasaran medali, aku anggap harus lebih satu emas. Kelak, team analisa kami bersama dengan CdM akan melakukan komunikasi dengan cabang olahraga, sebab cabang olahraga yang semakin memahami masalah kekuatan medali,” tutur Okto pada wartawan.

Okto menyebutkan badminton tetap jadi jagoan Indonesia dalam mendapatkan emas di Olimpiade 2020. Disamping itu, ada pula angkat besi yang rajin menyumbangkan medail di acara pesta olahraga paling besar di dunia itu.

“Aku anggap bulu tangkis serta angkat besi masih menjanjikan untuk medali. Firasat aku untuk Ketua NOC akan banyak surprise di Tokyo kelak. Panah serta tembak dapat juga kasih medali,” papar Okto.

“Jadi keinginannya dapat semakin banyak dari di Rio de Janeiro yang lolosnya. Sebab kan ini cabang olahraga barisan besar masih kualifikasi,” jelas Okto.

Sampai akhir 2019 baru enam olahragawan yang dinyatakan maju ke Olimpiade 2020. Ke enam olahragawan itu ialah Lalu Muhammad Zohri (atletik 100 meter), olahragawan cabang olahraga panahan dari nomor recurve putra serta putri, Vidya Rafika (tembak 10 meter air rifle putri), dan Eko Yuli Irawan serta Windy Cantika Aisyah dari angkat besi.

Setelah itu masih ada 74 olahragawan dari 16 cabang olahraga yang masih tetap ikuti kualifikasi serta prakualifikasi sampai April 2020. Cabang olahraga karate, bola voli, panjat tebing, selancar, serta skateboard disebutkan dapat jadi surprise maju ke Olimpiade 2020.

Rosan

Rosan Menjadi CDM Indonesia Olimpiade 2020

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Semua Indonesia (PB PABBSI), Rosan Roeslani, sah dipilih untuk Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di Olimpiade 2020 di Tokyo.

Peresmian Roslan untuk Cdm Olimpiade 2020 dikatakan langsung Menteri Pemuda serta Olahraga (Menpora) Zainudin Amali serta Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari pada pertemuan wartawan di Kantor Kemenpora. Nama Rosan disebutkan Zainudin untuk saran tunggal yang diberi NOC. Sesudah dibicarakan pada 26 Desember lalu, pemerintah menyetujui saran itu.

“Beliau [Rosan Roeslani] telah mengatakan kesanggupannya sebagai CdM Indonesia di Olimpiade 2020. Surat Ketetapan pemilihan serta persetujuannya juga kami berikan ke NOC,” kata Menpora Zainudin.

Baca Juga : Profile Mohammad Ahsan

Related Post