Atlet Bulutangkis Terbaik Sepanjang Sejarah Indonesia

Atlet Bulutangkis Terbaik Sepanjang Sejarah Indonesia – Cabang olaharaga bulutangkis indonesia sangat terkenal di seluruh dunia, krna sudah banyak piala dan piagam bergengsi pertandingan bulutangkis di dunia yang di rebut oleh para pembulu tangkis indonesia. Indonesia pernah memiliki repurtasi yang sangat membanggakan di dalam bidang cabang olahraga ini. Indonesia telag berkali-kali mendapatkan sejarah lewat cabang olahraga ini sampai-sampai Indonesia sampat menjadi yang paling di segani dalam event internasional.

Baca juga: 
Timnas Basket Putri 3×3 Optimis Juara Di Asian Games 2018

Hal tersebut tidak terlepas dari peran kerja keras dan kegigihan para atlet bulutangkis indonesia. Berikut beberapa Atlet Bulutangkis Terbaik Sepanjang Sejarah Indonesia.

Liem Swie King

Liem Swie King

Liem Swie King merupakan salah satu dari generasi kedua di pebulutangkis Indonesia, khususnya di cabang tunggal putra. Dia dianggap sebagai legenda yang meneruskan kejayaan Rudy Hartono. Meski prestasinya tidak sepanjang Rudy Hartono, namun Liem berhasil memenangkan piala All England sebanyak 3 kali dan empat kali menjadi runner up. Putra tunggal dari delapan bersaudara ini memang sudah menggemari badminton sejak masa kanak-kanaknya. Dia memiliki gaya smash yang sangat khas yang dijuluki sebagai The King Smash alias smash raja. Pada tahun 2002 dia masuk ke dalam daftar Badminton Hall of Fame. Kisah hidup Liem Swie King pernah diangkat ke dalam layar lebar ke dalam sebuah film berjudul “KING”.

Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Pria asal Jawa barat ini merupakan salah satu pemain bulu tangkis paling populer yang pernah ada. Dia bersaing keras dengan pemain bulutangkis asal China, Lin Dan. Taufik pernah memenangkan medali emas di Olimpiade Athena pada tahun 2004. dan memenangkan Piala Dunia Bulu tangkis pada tahun 2005. Sepanjang kariernya, Taufik Hidayat menang sebanyak 27 kali dan menjadi runner up sebanyak 19 kali dari berbagai macam pertandingan tingkat dunia. Kini Taufik Hidayat telah resmi berhenti menjadi atlet dan mendirikan sebuah training center di daerah Jakarta Timur. Taufik pernah menjadi salah satu atlet yang masuk ke majalah Times untuk kategori “100 Atlet Olimpiade yang Harus Ditonton”. Dan kini, dia tetap dikenang sebagai salah satu pemain bulu tangkis terbaik di Indonesia.

Haryanto Arbi

Haryanto Arbi

Haryanto merupakan pemain bulutangkis Indonesia yang dikenal dengan julukan “Smash 100 watt” karena kecepatannya yang sangat dahsyat. Pria yang lahir 21 Januari 1972 ini merupakan salah satu pemain terbaik di era 90-an. Dia adalah adik dari pemain bulu tangkis Eddy Hartono dan Hastomo, yang juga merupakan pemain bulu tangkis kelas dunia. Haryanto memenangkan banyak sekali piala diantaranya pada Chinese Taipei Open, Japan Open, Badminton World Cup, Hong Kong Open, Korea Open, Singapore Open, SEA Games dan Asian Games. Dia juga menjadi tim dari pemain Thomas Cup dari Indonesia yang menang berturut-turut di tahun 1994, 1996 dan 1998. Dia juga meraih gelar IBF Historical Ranking untuk tunggal putra pada tahun 1995.

Rudy Hartono Setiawan

Rudy Hartono Setiawan

Pria kelahiran 18 Agustus 1949 ini merupakan salah satu pebulutangkis yang paling disegani di dunia. Dia berhasil menyabet gelar pemain tunggal putra terbaik sebanyak delapan kali di All-England Championship. Tujuh diantara kemenangannya tersebut dia peroleh berturut-turut sejak 1968 hinga 1974. Di situs wikipedia, dia bahkan ditulis sebagai salah satu “pemain bulutangkis terbaik dunia sepanjang masa”. Hingga saat ini, tidak ada yang bisa mengalahkan rekor pria yang lebih dikenal sebagai Rudy Hartono ini. Dia juga pernah menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Jasa Utama. Rudy juga pernah membintangi sebuah film berjudul “Matinya Seorang Bidadari” pada tahun 1971.

Alan Budikusuma

Alan Budikusuma

Pria yang lahir pada 29 Maret 1968 ini merupakan pemain badminton yang memiliki masa keemasan diantara akhir tahun 80-an hingga pertengahan 90-an. Pada tahun 1992 dia memenangkan piala Olimpiade Barcelona, yang merupakan rekor pertama bagi Indonesia. Meski merupakan salah satu pemain terbaik di negeri ini, namun Alan belum pernah merasakan jadi juara dari All England maupun Thomas Cup. Namun peraihan medali emasnya pada Olimpiade Barcelona merupakan salah satu momen paling bersejarah yang dirayakan sorak-sorai oleh bangsa Indonesia. Piala tersebut pulalah yang membuat Alan mendapatkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Jasa Utama, seperti yang dianugerahkan kepada Rudy Hartono.